Kasus Gadis Belia Meninggal Usai Puasa 68 Hari Menuai Kecaman

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 19:45 WIB
Kasus Gadis Belia Meninggal Usai Puasa 68 Hari Menuai Kecaman
Ilustrasi penghormatan di kuil kepada orang yang meninggal. [Shutterstock]

Suara.com - Pihak kepolisian setempat di India kini tengah menginvestigasi kasus di mana seorang gadis berusia 13 tahun harus meninggal pekan lalu usai menjalani ritual puasa selama 68 hari.

Sebagaimana dilansir BBC yang mengutip pihak kepolisian di selatan Hyderabad, mereka saat ini hendak memastikan apakah Aradhana Samdariya, nama sang gadis yang jadi korban, telah dipaksa untuk berpuasa. Sejauh ini, orangtua Aradhana bersikeras bahwa gadis itu berpuasa secara sukarela sebagai bagian dari ritual Jainism, salah satu kepercayaan tertua dunia yang ada di India.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Aradhana berpuasa tanpa makan selama 68 hari, dengan hanya minum air hangat. Disebutkan pula bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya ritual demi mendatangkan kembali rezeki berlimpah bagi keluarganya, sebagaimana disarankan oleh seorang tetua agama kepada ayahnya.

Sayangnya, setelah masa berpuasa 68 hari itu, dua hari kemudian Aradhana harus jatuh sakit, koma, kemudian meninggal dunia. Laporan dari tim medis menyebutkan bahwa penyebab kematiannya berhubungan dengan kurangnya asupan makanan dalam jangka panjang.

Menurut juru bicara pihak kepolisian setempat, kasus ini kini ditangani polisi usai masuknya laporan dari sebuah organisasi hak-hak anak-anak.

"Orangtuanya --Laxmi Chand dan Manshi Samdariya-- dijadikan terduga atas tuduhan pembunuhan tidak langsung (tindakan menyebabkan kematian/culpable homicide) dan pelanggaran Hukum Keadilan Anak-anak (kekejaman terhadap anak di bawah umur)," ungkap pihak polisi.

"Sejauh ini, belum ada yang pasti. Jasad (korban) telah dikremasi, dan investigasi kami akan bergantung pada laporan dokter. Kami juga akan menanyai pihak keluarga, sebelum mengambil langkah selanjutnya," ungkap M Mattaiah, salah seorang penyidik polisi, kepada AFP.

Yang jelas, kecaman dari publik segera bermunculan usai menyebarnya berita kematian gadis itu. Di antaranya sebagaimana bisa disimak di media sosial, di mana banyak orang tidak saja mengkritik praktik ritual yang berlebihan itu, tapi juga mempertanyakan peran negara (India) dalam mengaturnya.

Sementara itu, orangtua Aradhana membantah telah memaksa putrinya menjalankan puasa itu. Namun sebaliknya, kalangan aktivis pemerhati hak-hak anak menolak bantahan keluarga tersebut.

"Bangsa ini harusnya malu bahwa praktik seperti itu masih ada. Guru ayahnya menyarankan keluarga itu bahwa jika dia (Aradhana) berpuasa 68 hari, bisnis ayahnya akan menguntungkan," ujar aktivis Achyut Rao kepada BBC Hindi.

"Gadis itu hanya bisa minum air sejak matahari terbit sampai matahari terbenam. Tidak ada garam atau lemon atau (asupan) yang lainnya," tambahnya.

Lebih jauh, Rao juga mengkritik keluarga tersebut atas upacara pemakaman yang seolah dilakukan demi "memuja putri mereka sebagai anak suci".

"Aspek yang mengejutkan adalah bahwa keluarga itu merasa bahagia karena dia (Aradhana) merupakan sosok langka yang telah diambil oleh dewa," tuturnya. [BBC/AFP]

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed

Dewi Perssik Ingin Cari Lelaki yang Langsung Ajak Nikah

Mendadak, Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara Jessica

Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam

Gatot Brajamusti Tak Percaya Reza Tega Laporkan Dirinya

Didampingi Elza Syarief, Mario Teguh Ungkap Status Kiswinar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri, Perempuan Dimangsa Hidup-hidup 100 Anjing Liar

Ngeri, Perempuan Dimangsa Hidup-hidup 100 Anjing Liar

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 19:05 WIB

Ratusan Sapi Mati Kelaparan di India

Ratusan Sapi Mati Kelaparan di India

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 13:20 WIB

Terkini

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:41 WIB

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:28 WIB

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:18 WIB

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:09 WIB

200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online!

200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:32 WIB

WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir

WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:23 WIB

Komplotan Penipu Kuras ATM dan Perhiasan Lansia di Hotel Harris Kelapa Gading, 20 Kartu ATM Disita

Komplotan Penipu Kuras ATM dan Perhiasan Lansia di Hotel Harris Kelapa Gading, 20 Kartu ATM Disita

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:07 WIB

Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:30 WIB

Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:29 WIB