Fadli Zon: Hukuman Mati Masih Dibutuhkan Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 10 Oktober 2016 | 17:19 WIB
Fadli Zon: Hukuman Mati Masih Dibutuhkan Indonesia
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Penerapan hukuman mati bagi pelaku kejahatan berat masih menuai kontroversi di dunia. Hukuman mati dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan perlu dilakukan kajian mendalam untuk membahas hukuman mati. Katanya, masing-masing pihak, baik yang pro maupun yang kontra harus didukkan untuk menemukan jalan tengah.

"Masalahnya di dalam hukum kita, di KUHP dan sebagainya, hukuman mati itu ada dan saya kira di sejumlah negara juga masih ada," kata Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2016).

"Kita harus sampai pada satu kesepakatan tentang perlu atau tidaknya hukuman mati itu, di dalam bentuk revisi terhadap undang-undang," Fadli menambahkan.

Fadli mengatakan hukuman mati bagian dari perangkat hukum yang sudah lama berlaku.

"Saya melihat ada plus minusnya. Hukuman mati itu kan sebetulnya untuk membuat orang mempunyai efek Jera terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan kejahatan yang luar biasa seperti narkoba, pembunuhan serial, atau semacam itu," kata Fadli.

Fadli sendiri berpendapat bahwa hukuman mati masih dibutuhkan di Indonesia. Namun demikian, ia tetap berharap supaya perkara tersebut dikaji kembali supaya mendapatkan suatu kesepakatan bersama.

"Menurut saya kita masih membutuhkan, namun kalau ada pemikiran baru yang berkembang seperti sekarang ini terutama di negara seperti Eropa, hukuman mati itu tidak menjadi solusi," tutur Fadli.

"Kita harus kaji secara mendalam apa betul seperti itu, ini harus ada kesepakatan atau konsensus yang ujungnya adalah di dalam perubahan undang-undang," tambahh Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejaksaan Agung Desak Fillipina Selesaikan Proses Hukum Mary Jane

Kejaksaan Agung Desak Fillipina Selesaikan Proses Hukum Mary Jane

News | Sabtu, 10 September 2016 | 06:24 WIB

Tiga Kali Bawa Sabu ke Indonesia, WN Malaysia Dituntut Mati

Tiga Kali Bawa Sabu ke Indonesia, WN Malaysia Dituntut Mati

News | Kamis, 08 September 2016 | 07:13 WIB

Jordania Hukum Mati Penyerang Kompleks Keamanan

Jordania Hukum Mati Penyerang Kompleks Keamanan

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 01:00 WIB

Kejanggalan Eksekusi Mati Jilid III di Nusakambangan

Kejanggalan Eksekusi Mati Jilid III di Nusakambangan

News | Minggu, 31 Juli 2016 | 16:14 WIB

Pemerintah Tunda Eksekusi 10 Terpidana Mati, Kenapa?

Pemerintah Tunda Eksekusi 10 Terpidana Mati, Kenapa?

News | Minggu, 31 Juli 2016 | 15:19 WIB

Catatan Dibalik Eksekusi Mati Jilid III

Catatan Dibalik Eksekusi Mati Jilid III

News | Sabtu, 30 Juli 2016 | 02:39 WIB

Ini Alasan Haris Baru Luncurkan Tulisan Freddy Budiman

Ini Alasan Haris Baru Luncurkan Tulisan Freddy Budiman

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 22:44 WIB

Istri Michael Sudah Ikhlas Suaminya Dieksekusi Mati

Istri Michael Sudah Ikhlas Suaminya Dieksekusi Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 22:05 WIB

Istri Michael Berharap Hukuman Mati Suaminya adalah yang Terakhir

Istri Michael Berharap Hukuman Mati Suaminya adalah yang Terakhir

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 22:00 WIB

Sebelum Dieksekusi, Osmane Sampaikan Permintaan Maaf

Sebelum Dieksekusi, Osmane Sampaikan Permintaan Maaf

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:35 WIB

Terkini

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

×