Gubernur Lampung Bentuk Satgas Pemberantasan Pungli

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2016 | 15:08 WIB
Gubernur Lampung Bentuk Satgas Pemberantasan Pungli
Ilustrasi pungutan liar. (Shutterstock)

Suara.com - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo bertindak cepat atas gebrakan Presiden Joko Widodo yang ingin memberantas pungutan liar (pungli). Ia meminta Pejabat Sekretaris Provinsi Lampung, Sutono untuk membentuk satuan tugas (satgas) pemberantasan pungli.

Menurut Ridho, program ini termasuk pelayanan publik yang menjadi fokus pembenahan pemerintahannya. Satgas memberi perhatian khusus terhadap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani masyarakat dalam hal ini perizinan.

“Inilah momentum yang bagus, karena sejak awal dalam visi-misi yang kami usung, pemberantasan pungli merupakan salah satu prioritas,” katanya di Bandar Lampung, Jumat (14/10/2016).

Pemberantasan pungli tercantum dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Ridho-Bachtiar. Menurut Ridho, provinsi berjuluk “Sang Bumi Ruwai Jurai” ini unggul di bidang agroindustri.

“Namun sangat disayangkan, potensi agrobisnis Lampung yang sangat besar ini belum dapat dimaksimalkan karena terhambat infrastruktur yang kurang memadai, gangguan keamanan, dan berbagai pungutan liar. Akibatnya, input produksi yang dibutuhkan untuk masuk ke daerah perdesaan menjadi mahal,” kata Ridho.

Sebaliknya, hasil produksi yang dibawa keluar desa membutuhkan biaya tinggi, sehingga margin yang diterima petani menjadi kecil.

“Oleh karena itu, gebrakan Presiden Jokowi ini sejalan dengan visi dan misi kami ketika mencalonkan diri sebagai gubernur,” lanjutnya.

Gubernur Lampung Terima “IAI Award”
Kesungguhan memberantas pungli dan mencipkatan iklim berusaha di Lampung berlangsung sejak Ridho dipercaya memimpin Lampung. Pengakuan itu diberikan Tempo Grup dan Frontier Consulting Grup melalui penghargaan Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) 2016 untuk kinerja pemerintah daerah, pada 22 September 2016.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja pemerintah daerah dan pembangunan pada empat bidang, yakni infrastruktur, investasi, pariwisata, dan pelayanan Publik. Metodenya berupa pengumpulan data sekunder (desk reserach) dan data primer, yang diperoleh melalui mystery calling.

Penyumbang terbesar yang membuat Lampung menyabet IAI adalah penilaian geliat investasi, yang mana Lampung menempati top lima daerah investasi terbaik dan 10 daerah yang dianggap fokus dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pariwisata.

Menurut Ridho, kepercayaan dan penghargaan itu harus dijawab di lapangan dengan tindakan nyata.

“Saya minta semua SKPD, terutama yang melayani perizinan segera berbenah, karena semua pelayanan publik sekarang amat transparan dan terbuka,” katanya.

Lampung memiliki tujuh kawasan pengembangan investasi. Saat ini, Pemprov Lampung tengah  menyusun masterplan investasi di Mesuji dan Way Pisang, Lampung Selatan guna mendorong pertumbuhan industri di Lampung.

“Kami tengah fokus pada tiga bidang pembangunan, yakni industri, pertanian, dan pariwisata,” kata Ridho.

Hingga kini, ada beberapa investor yang datang dan berminat menanamkan modal. Ridho minta agar infrastruktur jalan bisa bisa segera dibenahi, sehingga memperlancar iklim investasi.

Adapun sejumlah investor tertarik mengembangkan industri agrobisnis dan industri di luar pertanian, seperti otomotif dan industri baja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaltim Siap Gelar MTQ III Korpri Nasional

Kaltim Siap Gelar MTQ III Korpri Nasional

Lifestyle | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Korpri: Berantas Pungli dengan Sistem Online

Korpri: Berantas Pungli dengan Sistem Online

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 13:26 WIB

Respon Luar Biasa "Sayembara Desain Homestay Nusantara 2016"

Respon Luar Biasa "Sayembara Desain Homestay Nusantara 2016"

Lifestyle | Kamis, 13 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Terkini

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB