Siapa Prem Tinsulanonda, Pengganti Sementara Raja Thailand?

Ruben Setiawan

Senin, 17 Oktober 2016 | 19:02 WIB
Siapa Prem Tinsulanonda, Pengganti Sementara Raja Thailand?
Pemangku tahta sementara Kerajaan Thailand, Prem Tinsulanonda. (AFP)

Suara.com - Seorang mantan jenderal militer berusia 96 tahun ditunjuk menjadi pemangku tahta sementara Kerajaan Thailand, menyusul mangkatnya Raja Bhumibol Adulyadej. Sang mantan jenderal, Prem Tinsulanonda, akan bertahta sampai pewaris tahta, Putra Mahkota Pangeran Maha Vajiralongkom, dinobatkan menjadi raja.

Munculnya sosok Prem mengejutkan banyak pihak, terutama masyarakat dunia internasional. Lalu siapakah lelaki ini?

Prem ternyata bukan sosok yang asing bagi masyarakat Thailand. Dirinya kerap menghadiri acara-acara kerajaan, bahkan memberikan pidato.

Prem lahir di Provinsi Songkhla pada tahun 1920. Ia masuk ketentaraan pada era Perang Dingin dan dipromosikan menjadi panglima angkatan bersenjata Thailand pada tahun 1978.

Dua tahun kemudian, ia menjadi perdana menteri. Naiknya Prem ke kursi perdana menteri dipandang sebagai kudeta senyap yang mendapat dukungan dari raja dan ratu Thailand.

Selama menjabat sebagai perdana menteri pada tahun 1980 hingga 1988, stabilitas politik dan ekonomi Thailand relatif terjaga. Kondisi tersebut amat berlawanan dengan masa-masa sebelum dirinya menjabat.

Selepas menjadi perdana menteri, Prem menjadi Ketua Dewan Penasihat Raja Bhumibol Adulyadej.

Mengapa Prem yang memangku tahta setelah Raja Bhumibol mangkat?

Undang-undang suksesi tahun 1924 dan konstitusi Thailand, memandatkan bahwa sampai raja selanjutnya dilantik, maka Ketua Penasihat Raja secara otomatis akan menjadi pemangku tahta sementara.

Ini dilakukan untuk memberikan waktu berkabung bagi pewaris tahta, Pangeran Vajiralongkom, sekaligus mempersiapkan diri sebelum dilantik menjadi raja.

Sampai kapan Prem menjabat?

Pangeran sudah menyatakan keinginannya untuk dilantik pada waktu yang tepat usai perkabungan usai. Namun, belum diketahui jelas kapan pelantikan dilakukan.

Pemimpin junta militer Thailand Prayut Chan-O-Cha mengatakan, pelantikan akan dilakukan menyusul pemakaman mendiang raja. Namun, pemakaman itu sendiri baru akan digelar selepas setahun masa perkabungan.

Apa yang sudah dilakukan Prem bagi Thailand?

Memangku dua jabatan pada era tahun 1980an, yakni sebagai perdana menteri dan Ketua Dewan Penasihat, Prem berperan sebagai pelindung kerajaan lantaran hubungan baiknya dengan Bhumibol.

"Ia mampu menjadikan militer sebagai mekanisme monarki namun juga mempertahankan militer sebagai institusi berpengaruh dalam dunia perpolitikan Thailand," kata Paul Chambers, pakar militer Thailand kepada AFP.

Sejak berakhirnya masa monarki absolut pada tahun 1932, Thailand menjadi saksi 12 kudeta pemerintahan yang berjalan sukses. Menurut Chambers, lima diantaranya diinisiasi atau mendapat campur tangan dari Prem.

Salah satunya adalah kudeta yang terjadi pada tahun 2014, yakni penggulingan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, pemerintahan yang terpilih secara demokratis. Yingluck adalah adik perempuan Thaksin Shinawatra, mantan perdana menteri yang juga digulingkan oleh kudeta pada tahun 2006 silam.

Prem dan Thaksin adalah musuh bebuyutan. Thaksin populer di kalangan masyarakat pedesaan, terutama di kawasan utara dan timur laut Thailand.

Kala itu, Thaksin terpilih menjadi perdana menteri usai memenangkan pemilu. Namun, ia dilengserkan oleh militer dan kaum aristokrat yang menganggapnya sebagai ancaman.

Menurut pakar politik Thailand di Universitas Kyoto, Jepang, Pavin Chachavalpongpun, Thaksin jadi musuh nomor satu kubu kerajaan. Prem-lah yang berperan di balik penggulingan Thaksin dari kekuasaan. (AFP)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Pasukan Ungu Muncul di Jakarta, Apa Sih Kerjaan Mereka?

Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed

Lima Cara Sembuhkan Ruam dan Area Hitam di Paha

Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam

Kejujuran Reza Akui Praktik Seks Aa Gatot Diapresiasi

Penjelasan Jessica Soal Foto Selonjoran di Sel Polda akan Gempar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Update Kasus Biksu Mesum Thailand: Muncul Uang Rp71 Miliar, Polisi Temukan Bukti Baru

Update Kasus Biksu Mesum Thailand: Muncul Uang Rp71 Miliar, Polisi Temukan Bukti Baru

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:26 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

×