ISIS Serbu Sekolah Polisi Pakistan, 59 Tewas, 110 Luka-luka

Madinah

Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:52 WIB
ISIS Serbu Sekolah Polisi Pakistan, 59 Tewas, 110 Luka-luka
Kerabat korban meratapi insiden yang menewaskan 50 orang. [Reuters]

Suara.com - Setidaknya 59 orang tewas dan 110 lainnya luka-luka dalam insiden penembakan dan bom bunuh diri di akademi pelatihan polisi Pakistan di kota Quetta, Senin (25/10/2016) waktu setempat.

Pemerintah Pakistan mengatakan tiga orang bersenjata menyerang akademi polisi Balochistan sekira pukul 11.20 malam waktu setempat. Setelah menembak mati dua penjaga, pelaku menembaki 700 orang lebih polisi junior yang sedang terlelap.

"Mereka membawa senjata jenis Kalashnikov dan menembak dengan membabi buta sambil melempar granat," kata Peer Jan Najeem, salah satu polisi kadet yang berhasil selamat.

"Tak ada yang menolong. Kami tiarap di lantai dan bersembunyi di bawah tempat tidur. Salah satu pelaku berteriak Allahu Akbar sebelum meledakkan diri," lanjut Najeem.

Kebanyakan korban tewas akibat terpapar ledakan bom bunuh diri pelaku, sementara pelaku ketiga berhasil ditembak mati sebelum meledakkan diri. Ratusan kadet mengalami luka-luka karena berusaha melarikan diri dengan melompat dari jendela.

Paling baru, kelompok militan ISIS kalim bertanggung jawab atas serangan tersebut.  Pernyataan tersebut disampaikan kantor berita ISIS, Amaq. (The Guardian/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bom di Pengadilan dan Permukiman Kristen, 13 Tewas

Bom di Pengadilan dan Permukiman Kristen, 13 Tewas

News | Jum'at, 02 September 2016 | 14:34 WIB

Bom Pakistan Bunuh 70 Orang, ISIS dan Taliban Adu Klaim

Bom Pakistan Bunuh 70 Orang, ISIS dan Taliban Adu Klaim

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 13:13 WIB

Korban Tewas Bom Bunuh Diri RS Pakistan Bertambah Jadi 63

Korban Tewas Bom Bunuh Diri RS Pakistan Bertambah Jadi 63

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 19:17 WIB

Iring-iringan Jenazah di RS Pakistan Dibom, 45 Tewas

Iring-iringan Jenazah di RS Pakistan Dibom, 45 Tewas

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 15:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×