Suara.com - Kedatangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan ke Kampung Bahari, Jakarta Utara mendapat respon antusias dari warga. Akan tetapi, kedatangannya belum tentu membuat warga akan memilih dia pada Pilkada Jakarta.
Hal ini seperti pengakuan seorang warga, Nuraini (27). Ia mengatakan cukup tahu dengan sosok Anies, tapi belum tentu akan memilih mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
"Kenalnya sih di TV. Tapi beda sama aslinya. Belum ada kandidat yang turun ke sini, baru dia doang. Saya belum menentukan akan pilih siapa, belum tahu soalnya yang bagus siapa," kata Nuraini di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Senin (31/10/2016).
Nuraini akan memilih calon gubernur yang sesuai dengan hati nurani. Katanya, jika tidak sesuai dengan hati nurani, meskipun diberi uang, ia akan tetap memilih yang baik menurutnya.
"Kita pilih orang kan tertutup. Biar dia ngasi duit, ya kita terima, tapi tetap memilih sesuai hati nurani. Disini masing-masing sesuai hati kita. Bukan pak Lurah yang menentukan," ujar Nuraini.
Sementara itu, Nuraini mengaku kaget melihat sosok Anies secara langsung. Katanya, Anies berbeda dari yang ia lihat di TV selama ini.
"Kalau di TV agak hitam. Tapi kalau aslinya begini ganteng juga ya, putih, tinggi gede," tutur Nuraini.
Selain itu, ia juga berharap kedatangan Anies ke kampungnya bukan dengan tangan kosong. Melainkan bagi-bagi sembako atau memberi tanda mata kepada masyarakat.
"Harusnya datang bagi-bagi sembako gitu lho. Ini datang ditonton doang. Bukan soal nyogok, tapi kan bagus kalau ada yang diberi kemasyarakat.
Sementara itu, Umar, salah seorang warga lainnya menjelaskan bahwa Anies merupakan satu-satunya kandidat yang turun ke kampung Bahari. Umar mengatakan sejak Pilkada sebelumnya, yaitu pada tahun 2012, tidak ada satupun kandidat yang mengunjungi kampung itu.
"Kalau dulu Jokowi-Ahok dulu yang menang di sini," kata Umar.