2,5 Tahun Koma di RS Saudi, Kini Kondisi Dede Yeti Mulai Membaik

Arsito Hidayatullah

Selasa, 01 November 2016 | 04:14 WIB
2,5 Tahun Koma di RS Saudi, Kini Kondisi Dede Yeti Mulai Membaik
Ilustrasi pasien dalam keadaan koma. [Shutterstok]

Suara.com - Kondisi Dede Yeti (56), seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai membaik setelah mengalami koma selama 2,5 tahun di Rumah Sakit King Abdul Azis Arab Saudi.

"Saat ini Dede Yeti sudah buang air besar, kedua tangannya juga bisa digerakkan. Namun belum bisa berbicara," kata Maman Suparman (60), suami Dede Yeti warga Pasir Pulo RT 01/RW 06 Kelurahan Cijoro Lebak, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin.

Menurut Maman, sejak kembali ke Tanah Air dua pekan lalu, kini kondisi kesehatan istrinya mengalami perkembangan.

Dede Yeti sempat mengalami koma atau tidak sadarkan diri selama 2,5 tahun akibat kecelakaan di rumah majikannya di Arab Saudi. Bahkan, ketika dirawat di Rumah Sakit King Abdul Azis, kondisi kesehatannya semakin memburuk.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak dan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Serang memulangkan Dede Yeti ke Tanah Air.

"Saya berharap istri saya bisa sembuh total," katanya.

Namun, Maman mengaku bingung karena istrinya harus mendapat perawatan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan membutuhkan biaya cukup besar. Sedangkan dirinya tidak memiliki jaminan asuransi kesehatan melalui BPJS.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) agar mendapatkan pengobatan medis secara gratis.

Dede Yeti bekerja di Arab Saudi sejak 22 Januari 2010 melalui PT Bantal Perkasa Sejahtera, Jakarta. Majikannya Nuroh Abduloh Nasir Al Jebren beralamat Dammar Khobar Arab Saudi.

Ia terjatuh dari tangga dan mengalami pendarahan otak hingga mengalami koma.

"Kami sekeluarga bersyukur atas bantuan pemerintah sehingga istri saya bisa kembali ke Tanah Air," katanya.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Agus Mulyanto mengatakan kepulangan Dede Yeti itu merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, dan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Serang.

Untuk memulangkan Dede Yeti dialokasikan dana sekitar Rp120 juta melalui APBD Provinsi Banten.

"Kami sebetulnya sudah memperjuangkan untuk kepulangan Yeti tahun 2014, namun anggota keluarga keberatan karena kondisinya mengalami koma," ujarnya menjelaskan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TKI Madiun Dikabarkan Hilang Akibat Badai Megi

TKI Madiun Dikabarkan Hilang Akibat Badai Megi

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 22:17 WIB

Dewas Setuju BPJS Ketenagakerjaan Buka Cabang di Luar Negeri

Dewas Setuju BPJS Ketenagakerjaan Buka Cabang di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 13:36 WIB

Eni Lestari: TKI Asal Kediri Menembus Tembok Sidang PBB New York

Eni Lestari: TKI Asal Kediri Menembus Tembok Sidang PBB New York

wawancara | Senin, 03 Oktober 2016 | 07:00 WIB

Hanif: TKI Korsel Jangan Dipaksa Melaut di Musim Dingin

Hanif: TKI Korsel Jangan Dipaksa Melaut di Musim Dingin

News | Kamis, 29 September 2016 | 11:03 WIB

Terkini

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

×