Demo Disebut Aksi Terorisme, Rizieq: Sidney Jones Pengadu Domba

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 04 November 2016 | 05:41 WIB
Demo Disebut Aksi Terorisme, Rizieq: Sidney Jones Pengadu Domba
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab usai diperiksa Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (3/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menuding tujuan peneliti terorisme Sidney Jones adalah untuk mengadu domba warga Indonesia. Habib Rizieq juga membantah pernyataan Sidney jika aksi demonstrasi di Istana Negara, Jumat (4/11/2016) merupakan aksi teroris.

"Wartawan saya mau kasih tau nih, dikit-dikit mengatakan ini aksi teroris, omong kosong.  Sidney Jones itu penipu, Sidney Jones itu pembohong. Sidney Jones itu pengadu domba antar bangsa Indonesia," kata Rizieq di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016) malam.

Menurut Rizieq, aksi demonstrasi yang akan dihadiri ribuan pendemo merupakan aksi menuntut petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk dihukum karena diduga telah melakukan penistaan agama.

"Ini bukan aksi teroris, ini bukan aksi intoleransi, ini bukan aksi SRA, bukan aksi anti Cina, anti Kristen, anti etnis. Ini juga bukan aksi anti kebhinekaan. Tapi ini murni aksi anti penistaan agama dan merupakan aksi penegakan hukum, karena Indonesia adalah negara hukum," katanya.

Rizieq pun meminta agar Sidney tidak sembarang menilai jika aksi unjuk rasa tersebut berpotensi disusupi jaringan teroris.

"Jangan sembarang bicara. Ini adalah gerakan kebangsaan, gerakan untuk bela agama dan bela negara kesatuan republik Indonesia," kata Rizieq.

Bahkan, Rizieq berencana akan melaporkan tindakan fitnah kepada Sidney apabila menilai aksi demo bernuansa agama tersebut adalah bentuk dari aksi teror.

"Saya tantang Sidney Jones dan begundal-begundalnya, kalau mereka mengatakan ini aksi teroris, siapa yang menjadi teroris dari panitia garakan nasional pengawal fatwa MUI. Jangan sembarangan bicara! Sekali lagi mereka sembarang bicara, kami akan perkarakan ke polisi," kata dia.

Seperti diberitakan, Sidney mengaku sudah mendeteksi adanya jaringan teroris yang ingin memanfaatkan aksi demo 4 November. Sebab menurutnya tokoh garis keras, seperti Abu Jibril, sudah mulai berhubungan dengan ormas garis keras di Indonesia.

"Dengan suasana yang sekarang hangat, ada orang yang memanfaatkannya. Abu Jibril yang anaknya tewas dalam pertempuran di Suriah, paling sedikit sudah ada hubungan mereka dengan ormas garis keras di Indonesia. Ada juga seruan yang ingin membuat rusuh pada 4 November," kata Sidney di Wahid Institut, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Jelang 4 November, Rizieq Shihab Mengancam

Malam Jelang 4 November, Rizieq Shihab Mengancam

News | Kamis, 03 November 2016 | 22:50 WIB

Rizieq Sebut Dana untuk Demonstrasi  4 November Unlimited

Rizieq Sebut Dana untuk Demonstrasi 4 November Unlimited

News | Kamis, 03 November 2016 | 22:28 WIB

Rizieq Shihab Tak Mau Rusuh, Tapi Aparat Diminta Tak Kasar

Rizieq Shihab Tak Mau Rusuh, Tapi Aparat Diminta Tak Kasar

News | Kamis, 03 November 2016 | 22:11 WIB

Rizieq Diperiksa Delapan Jam, Seputar Ini yang Ditanyakan

Rizieq Diperiksa Delapan Jam, Seputar Ini yang Ditanyakan

News | Kamis, 03 November 2016 | 22:01 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

×