Menhan Minta Agama Tidak dicampur dengar Politik

Adhitya Himawan | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 11 November 2016 | 12:58 WIB
Menhan Minta Agama Tidak dicampur dengar Politik
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di gedung Kementrian Pertahanan, di Jakarta, kamis (9/6). [suara.com/Oke Atmaja]
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta semua pihak untuk tidak mencampur-adukkan masalah agama dengan politik..
 
Hal ini disampaikan dalam silaturahim bela negara dengan sejumlah ulama dan tokoh agama di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/11/2016).
 
"Saya minta jangan campur adukkan agama dengan politik. Agama pasti benar, karena  dari Allah, tapi politik ada yang bener banyak, tapi banyak yang nggak bener. Yang  nggak bener ini bermain-bermain. Aneh juga gampang dikalahkan dengan yang nggak benar," ujar Ryamizard dalam sambutannya.
 
Maka dari itu, Ryamizard juga menegaskan semua pihak untuk tidak mencampur-adukan antar agama dan poltik. 
 
"Politik pemikiran manusia berdasarkan asumsi persepsi kepentingan, bisa benar bisa salah. Sebagai agama yang rahmatan lil alamin Islam harus bisa meluruskan kebijakan politik kita yang nggak sesuai," tuturnya.
 
Lebih lanjut, ia menghimbau para ulama dan ustad untuk menyampaikan kebenaran berdasarkan perintah Allah di dalam Al Quran.
 
"Yang  nggak bener harus dibenerin dengan agama mestinya. Saya minta ustad, ulama yang ceramah di televisi harus sampaikan ini. Yang baik katakan baik, yang salah ya salah. Bagaimana masalah radikal bilang aja nggak baik, karena di Al-Quran ,mana ada bunuh diri bunuh orang masuk surga. Nanti orang- berduyun-duyun," tuturnya.
 
Dalam acara tersebut hadir pula anggota Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi, Ketua PBNU Bidang Dakwah Abdul Manan Ghani dan sejumlah ulama lainnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Beli Sukhoi, Menhan Masih Tunggu Harga dari Rusia

Rencana Beli Sukhoi, Menhan Masih Tunggu Harga dari Rusia

News | Jum'at, 04 November 2016 | 04:40 WIB

Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi

Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi

News | Kamis, 03 November 2016 | 07:10 WIB

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:05 WIB

Bahas Anggaran dengan DPR, Menhan: Alutsista yang Tua Diganti!

Bahas Anggaran dengan DPR, Menhan: Alutsista yang Tua Diganti!

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:45 WIB

Kebenaran Ditentukan Algoritma, Paham Radikal Viral di Medsos

Kebenaran Ditentukan Algoritma, Paham Radikal Viral di Medsos

Tekno | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:19 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Ada Hubungan Terorisme dengan Islam

Jokowi Tegaskan Tak Ada Hubungan Terorisme dengan Islam

News | Selasa, 06 September 2016 | 12:03 WIB

Menhan Ungkap Separuh Kelompok Abu Sayyaf Telah Lumpuh

Menhan Ungkap Separuh Kelompok Abu Sayyaf Telah Lumpuh

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 10:36 WIB

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 23:30 WIB

Menhan Berharap Ulama Berperan Berantas Terorisme

Menhan Berharap Ulama Berperan Berantas Terorisme

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 06:34 WIB

Semua Posisi WNI Disandera Abu Sayyaf Telah Diketahui

Semua Posisi WNI Disandera Abu Sayyaf Telah Diketahui

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 13:26 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB