Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 03 November 2016 | 07:10 WIB
Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

Kejaksaan Swiss menyatakan, Rabu (2/11/2016), pihak berwenang telah menangkap empat orang, termasuk satu imam masjid, atas dugaan menghasut kekerasan dan kejahatan.

Mereka ditahan setelah penggerebekan polisi pada sebuah masjid di utara kota Winterthur.

Menurut media lokal, masjid yang bernama An'Nur tersebut diduga memiliki kaitan dengan paham radikal keagamaan dan beberapa pemuda yang kerap datang ke masjid itu dilaporkan telah pergi untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS di Suriah dan Irak.

Kejaksaan menyatakan pihaknya dan kepolisian menggeledah rumah tiga tersangka pada Rabu pagi dan proses pidana juga telah dimulai terhadap keempat orang tersebut.

Dalam pernyataan kejaksaan, disebutkan penggerebekan-penggerebekan tersebut menyusul laporan kepada polisi bahwa seorang imam Ethiopia menyerukan, dalam khutbahnya pada bulan lalu, untuk membunuh orang-orang Muslim yang menolak melaksanakan ibadah berjamaah di masjid.

Imam itu, juga dikatakan dalam pernyataan tersebut, telah mendorong pengikutnya untuk menjauhi setiap Muslim yang menghindari ibadah berjamaah.

Imam, dan tiga orang yang rumahnya digerebek, ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi, menurut pernyataan kejaksaan, tanpa menyebutkan dugaan kesalahan yang dilakukan ketiga orang tersebut.

Dalam pernyataan kejaksaan, juga disebutkan ada empat orang lainnya yang ditemukan di masjid dan diduga melanggar hukum imigrasi Swiss.

Kejaksaan mengatakan pihaknya tidak akan mengeluarkan informasi lebih lanjut untuk saat ini, sementara pihak masjid tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malaysia Bentuk Tim Khusus Berantas Radikalisme dan Terorisme

Malaysia Bentuk Tim Khusus Berantas Radikalisme dan Terorisme

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:37 WIB

Analis Terorisme: Serangan Tunggal Teroris Sulit Diprediksi

Analis Terorisme: Serangan Tunggal Teroris Sulit Diprediksi

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:17 WIB

Ledakan Benda Diduga Bom di Stasiun London

Ledakan Benda Diduga Bom di Stasiun London

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 04:52 WIB

Emmanuel Macron: Prancis Jangan Jadikan Muslim Sebagai Sasaran

Emmanuel Macron: Prancis Jangan Jadikan Muslim Sebagai Sasaran

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 06:11 WIB

Polisi Kepung Satu Kota di Jerman, Buru Perencana Serangan Bom

Polisi Kepung Satu Kota di Jerman, Buru Perencana Serangan Bom

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 19:46 WIB

Menang Dramatis Atas Hungaria, Swiss Puncaki Grup B

Menang Dramatis Atas Hungaria, Swiss Puncaki Grup B

Bola | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:34 WIB

Kepala BNPT Minta Media Bijak Wartakan Kasus Terorisme

Kepala BNPT Minta Media Bijak Wartakan Kasus Terorisme

News | Selasa, 27 September 2016 | 03:09 WIB

Indonesia Lahan Subur untuk Kelompok Radikal

Indonesia Lahan Subur untuk Kelompok Radikal

News | Jum'at, 16 September 2016 | 16:11 WIB

BNPT Tak Ingin Berlebihan Akui Teroris Mujahidin Sudah Tak Ada

BNPT Tak Ingin Berlebihan Akui Teroris Mujahidin Sudah Tak Ada

News | Kamis, 15 September 2016 | 13:55 WIB

Temuan Dana Terorisme Harus Dikoordinasikan dengan Polri dan BNPT

Temuan Dana Terorisme Harus Dikoordinasikan dengan Polri dan BNPT

News | Rabu, 14 September 2016 | 17:16 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB