Suara.com - Juara dunia MotoGP musim ini, Marc Marquez, berharap bisa menutup kompetisi balap roda dua paling bergengsi di dunia itu dengan kemenangan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016).
Harapan itu tidak terlepas dari hasil buruk di dua seri sebelumnya; GP Australia dan Malaysia. Pada balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia, 23 Oktober lalu, Marquez terjatuh dan gagal finis.
Seminggu kemudian, pebalap Repsol Honda ini kembali terjatuh di Sirkuit Sepang, Malaysia. Namun, dia tetap bisa melanjutkan lomba dan finis di urutan ke-11.
Marquez menjelaskan, kegagalanya naik podium pada dua seri terakhir karena dia terlena dengan keberhasilannya meraih juara dunia pada balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, 16 Oktober lalu.
"Dua balapan terakhir bukanlah cara yang baik untuk merayakan gelar juara dunia. Sepertinya saya butuh tekanan agar selalu konsentrasi dan menyelesaikan semua perlombaan, seperti ketika saya berjuang meraih gelar juara dunia," katanya.
"Saya menyukai trek di Valencia dan akan berusaha meraih hasil yang baik. Tahun ini di Valencia tidak ada pebalap yang memiliki tekanan lebih, jadi kurang lebih para pebalap tidak akan terlalu memaksa hingga 100 persen. Kami juga berharap cuaca baik pada balapan nanti," lanjut Marquez.
Marquez tercatat baru dua kali memenangi balapan di Valencia. Pertama, saat masih turun di kelas Moto2, tahun 2012. Kedua, saat sudah berada di kelas MotoGP; tahun 2014. (Crash)