Polisi Harus Awasi Daftar Pelaku Teror

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 14 November 2016 | 14:25 WIB
Polisi Harus Awasi Daftar Pelaku Teror
Pasukan Brimob mengamankan Gereja Oikumene Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, yang diserang bom oleh teroris pada Minggu (13/11) [Antara/Amirulloh].

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris meminta penegak hukum untuk mencermati dan mengawasi orang-orang yang masuk ke dalam pengawasan terorisme atau Watchlist Pelaku teror.

Hal itu menindaklanjuti ‎pelaku teror berinisial J yang merupakan terpidana kasus bom buku pada 2011, yang kini melakukan serangan di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11/2016).‎

‎"‎Polri, BIN dan BNPT harus serius mencermati, melakukan infiltrasi dan mengawasi jaringan orang-orang yang sudah masuk dalam daftar pengawasan terorisme," tutur Charles dihubungi, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan aparat penegak hukum harus segera membongkar motif dan jaringan dari pelaku teror tersebut. Apalagi, sambungnya, pelaku sudah pernah dipenjara karena pidana terorisme.

‎‎"Oleh karena itu seharusnya pelaku sudah masuk watchlist aparat penegak hukum," katanya.

Dia menyebut, pemboman ini merupakan tindakan yang biadab. Apalgi, pelakunya merupaka residivis. Karenanya, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya.

Selain itu, Charles menilai supaya pemerintah mewaspadai aksi teror seperti ini. Menurutnya, jangan sampai aksi teror seperti ini ditunggani aktor politik.

"Negara juga harus waspada agar aksi-aksi teror tidak ditunggangi oleh aktor-aktor politik yang ingin menjatuhkan pemerintahan yang sah," tutur Charles.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahasiswa Serukan Jaga Kebhinekaan Pascabom Gereja Samarinda

Mahasiswa Serukan Jaga Kebhinekaan Pascabom Gereja Samarinda

News | Senin, 14 November 2016 | 11:01 WIB

Renungan Mengharukan Tragedi Bom Gereja di Samarinda

Renungan Mengharukan Tragedi Bom Gereja di Samarinda

News | Senin, 14 November 2016 | 10:51 WIB

Pascaledakan Bom, Pengamanan Gereja di Samarinda Ditingkatkan

Pascaledakan Bom, Pengamanan Gereja di Samarinda Ditingkatkan

News | Minggu, 13 November 2016 | 22:10 WIB

Ansor Kaltim Kecam Aksi Bom di Samarinda

Ansor Kaltim Kecam Aksi Bom di Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 21:44 WIB

Pengeboman Gereja Dilakukan Teroris, Gunakan Bom Low Explosive

Pengeboman Gereja Dilakukan Teroris, Gunakan Bom Low Explosive

News | Minggu, 13 November 2016 | 18:16 WIB

Jokowi Minta Usut Tuntas Teror Bom Gereja Samarinda

Jokowi Minta Usut Tuntas Teror Bom Gereja Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 16:43 WIB

DPR Kutuk Pelaku Teror Gereja Oikumene Samarinda

DPR Kutuk Pelaku Teror Gereja Oikumene Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 15:31 WIB

Pengebom Gereja Samarinda Sempat Lari, Menceburkan Diri ke Sungai

Pengebom Gereja Samarinda Sempat Lari, Menceburkan Diri ke Sungai

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:34 WIB

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Anggota Teroris JAD Kaltim

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Anggota Teroris JAD Kaltim

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:18 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB