Pimpinan DPR Kutuk Aksi Bom Samarinda

Ardi Mandiri

Senin, 14 November 2016 | 23:08 WIB
Pimpinan DPR Kutuk Aksi Bom Samarinda
Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan. [DPR RI]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengecam keras peledakan bom molotov di halaman gereja Oikumene di Kelurahan Sengkotek Samarinda Kalimantan Timur, Minggu (13/11), yang melukai seorang anak dan meninggal dunia.

"Saya mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak panik, tidak takut, dan jangan terprovokasi," kata Taufik Kurniawan, di Jakarta, Senin.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, telah menjadi kewajiban seluruh elemen bangsa Indonesia untuk turut menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama serta membantu Pemerintah menghadapi aksi-aksi seperti ini.

Akibat serangan bom molotov yang meledak di halaman gereja tersebut, seorang balita bernama Intan Olivia Banjarnahor (2,5 tahun) mengalami luka-luka dan akhirnya meninggal dunia, pada Senin hari ini.

Intan Olivia mengalami luka bakar di hampir sekujur tubuhnya dan mengembuskan napas terakhirnya di RSUD AW Syahranie, Samarinda, Senin sekitar pukul 04.30 WITA.

Taufik menilai, aksi peledakan bom molotov seperti ini, termasuk kejahatan yang memerlukan penanganan khusus serta memerlukan dukungan rakyat Indonesia.

"Saya menilai, aksi ini ditujukan bukan hanya untuk warga Samarinda saja, kepada seluruh rakyat Indonesia. Karena itu saya ingatkan bangsa Indonesia jangan sampai terpengaruh apalagi mau dipecah-belah," katanya.

Taufik menambahkan, rakyat Indonesia tentu mengecam perbuatan keji tersebut, karena apapun alasannya, kekerasan bukan penyelesaian sebuah masalah.

Kekerasan, kata dia, tidak pernah menjadi pilihan oleh pemeluk agama apapun.

"Apalagi, di Indonesia yang kondisinya aman dan damai serta kebhinekaan menjadi pemersatu seluruh elemen bangsa," jelas dia.

Taufik juga mengapresiasi kinerja Polda Kalimantan Timur yang berhasil menangkap pelaku dalam kondisi hidup, sehingga dapat diketahui maksud aksinya tersebut. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

#RIPIntan, Indonesia Berduka bagi Balita Korban Bom Samarinda

#RIPIntan, Indonesia Berduka bagi Balita Korban Bom Samarinda

News | Senin, 14 November 2016 | 17:02 WIB

Bom Gereja Samarinda, BNPT Dinilai Gagal Cegah Teroris

Bom Gereja Samarinda, BNPT Dinilai Gagal Cegah Teroris

News | Senin, 14 November 2016 | 14:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×