MUI: Kasus Ahok Pelajaran Agar Tak Sembarang Bicara!

Ardi Mandiri Suara.Com
Kamis, 17 November 2016 | 07:00 WIB
MUI: Kasus Ahok Pelajaran Agar Tak Sembarang Bicara!
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok didampingi dan tim sukses [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mengharapkan kasus penistaan agama oleh Calon Gubernur Petahana Basuki Thajaja Purnama atau Ahok yang kini ditetapkan tersangka harus menjadi pembelajaran.

"Kejadian ini mesti menjadi pembelajaran agar orang tidak sembarangan bicara," kata Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco di Makassar, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW tidak boleh terlalu banyak bicara karena akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain akibat ucapannya.

Kasus Ahok, kata Sanusi Baco, adalah pembelajaran berharga kepada seluruh umat agar berhati-hati mengucapkan kata-kata yang bisa menyinggung perasaan orang dan bisa berakibat fatal.

"Selanjutnya kita berdoa apa yang diharapkan mudah-mudahan proses ini sampai tercapai apa yang diinginkan umat Islam," ujarnya.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat dilarang banyak bicara sehingga tidak merugikan orang lain disekitarnya bila terIalu banyak bicara.

"Nabi bilang yang banyak bicara akan banyak potensi kesalahannya," ulas pria yang akrab disapa andre gurutta ini.

Saat ditanyakan tentang agenda aksi susulan secara besar-besaran pada 25 November 2016, kata dia, sebaiknya tidak usah turun dan biarkan penegak hukum memprosesnya.

Secara terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menanggapi aksi tersebut, enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut termasuk soal penetapan Ahok sebagai tersangka.

"Kita akan melakukan shalat istighatsah di Lapangan Hasanuddin besok, agar Sulsel tetap aman dan damai, mudah-mudahan aksi itu diurungkan" katanya menanggapi tentang aksi tersebut.

Sebelumnya, Ahok dituding melakukan penistaan agama saat melakukan kunjungan politik pada warga di Pulau Seribu, Jakarta Utara.

Ucapan yang diduga menistakan agama itu direkam dan sebarluaskan Bu Yani hingga menjadi viral dan memancing reaksi umat Islam sehingga dilaporkan ke penegak hukum oleh ormas Islam.

Kejadian 4 November 2016 ini pun memuncak dan hampir seluruh daerah termasuk di Jakarta menggelar aksi damai dan akkhirnya berujung bentrokan dilakukan oknum mahasiswa. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI