Dulu Lokasi Perang Dunia II, Menhan Bakal Sulap Morotai Jadi Pusat Latihan Militer Kelas Dunia

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:11 WIB
Dulu Lokasi Perang Dunia II, Menhan Bakal Sulap Morotai Jadi Pusat Latihan Militer Kelas Dunia
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (12/3/2026) (ANTARA/Walda Marison)
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin merencanakan fasilitas latihan militer internasional di Morotai, Maluku Utara.
  • Morotai dipilih karena memiliki infrastruktur pertahanan peninggalan Perang Dunia Kedua yang akan direvitalisasi.
  • Fasilitas ini bertujuan meningkatkan kapabilitas TNI dan berfungsi sebagai instrumen diplomasi pertahanan Indonesia.

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membeberkan rencana untuk memperkuat taring TNI di kancah global. Wilayah Morotai, Maluku Utara, diproyeksikan akan menjadi lokasi fasilitas latihan militer bertaraf internasional yang mencakup matra darat, laut, hingga udara.

Langkah ini diambil agar TNI memiliki fasilitas latihan yang mumpuni, tidak hanya untuk skala nasional, tetapi juga layak bersaing di level internasional.

"Saya kira teman-teman sudah tahu bahwa Morotai ini dulu digunakan di dalam perang dunia kedua sehingga dia punya infrastruktur pertahanan masih ada, dan kita akan sama-sama memperbaiki dan kita sama-sama gunakan," kata Sjafrie saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Sjafrie menegaskan, fasilitas ini bukan sekadar tempat mengasah kemampuan tempur. Proyek ini dirancang sebagai instrumen diplomasi pertahanan Indonesia. Dengan fasilitas berstandar dunia, TNI dapat merangkul militer negara sahabat untuk menggelar latihan bersama.

"Kita membuat International Training Facilities di Morotai. Di sana bisa latihan udara, bisa latihan laut, bisa latihan darat," tegas Sjafrie.

Menariknya, pintu latihan ini tidak hanya dibuka bagi negara tetangga di Asia Tenggara, tetapi juga mitra strategis dari berbagai benua. Hal ini mempertegas posisi Indonesia yang inklusif dalam kerja sama keamanan global.

"Kita tidak ingin negara kita itu menutup diri, kita ingin negara kita itu open minded dengan negara-negara lain," tambahnya.

Meski demikian, Sjafrie belum merinci kapan proyek mercusuar ini akan mulai dibangun maupun progres fisiknya saat ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:49 WIB

Akademisi Ingatkan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Fokus Urus Pertahanan, Jangan Melebar ke Luar Mandat

Akademisi Ingatkan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Fokus Urus Pertahanan, Jangan Melebar ke Luar Mandat

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:05 WIB

Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029

Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:23 WIB

5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026

5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:10 WIB

Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004

Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 22:46 WIB

Terkini

Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya

Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:20 WIB

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:18 WIB

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB