Di Balik Gaya Berpakaian Cagub-Cawagub DKI Jakarta

Yazir Farouk

Sabtu, 19 November 2016 | 08:25 WIB
Di Balik Gaya Berpakaian Cagub-Cawagub DKI Jakarta
Tiga pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

"Kenapa warnanya hitam? Karena dinilai netral daripada memakai warna bendera partai. Tetapi kaos ini hanya digunakan saat kampanye di lapangan karena nyaman," katanya lagi. Imelda menambahkan kaos tersebut dirancang oleh tim kampanye Agus.

Lebih lanjut kata Imelda, Agus juga memiliki pakaian khas untuk menghadiri acara resmi. Pakaian itu berupa batik dengan motif ondel-ondel.

"Kami menyebutnya batik betawi, yang mau kami promosikan agar mendunia dan digemari masyarakat," ucapnya.

Pengamat mode Chitra Subiyakto mengatakan pemilihan gaya berpakaian para paslon merupakan upaya mereka melakukan pencitraan.

"Yang mereka pakai sekarang kan yang 'senetral' mungkin dan 'senyaman' mungkin supaya terlihat sederhana, nyaman, dan bisa dekat dengan rakyat," kata Chitra.

Model pakaian seragam para calon itu dinilai Chitra juga terkait dengan hati masyarakat.

"Kalau dia pakai yang tidak sesuai dengan hati masyarakat pasti akan susah diterima, misal pakai kemeja satin emas, tidak enak ya untuk mendatangi masyarakat di pedalaman Jakarta," katanya.

Chitra menilai bahwa memilih pakaian saat berkampanye merupakan salah satu faktor yang penting untuk memberi kesan baik kepada masyarakat.

"Semua orang kan secara tidak sadar pasti menilai penampilan saat baru pertama kali bertemu dengan seseorang, jadi penting untuk memilih pakaian yang tepat, apalagi untuk bertemu dan mau diterima rakyat dengan nyaman," kata dia.

Dari pakaian yang dipakai oleh ketiga pasangan calon, Chitra menilai semua pakaian mereka mencerminkan pesan masing-masing.

"Kemeja kotak-kotak Ahok untuk kerja lapangan cocok, tidak cepat kotor, dan menyatu dengan rakyat. Kalau kemeja putih Anies terlihat 'humble' (ramah), bersih, netral, dan digulung menandakan mau kerja. Kaos Agus yang mau ditampilkan itu enerjik, muda, dan aktif, hanya saja bahannya cukup panas untuk udara Indonesia," tutur Chitra.

Sementara itu, perancang busana Barli Asmara berpendapat dari ketiga pakaian pasangan calon, kemeja kotak-kotak Ahok yang paling mengikuti tren saat ini.

"Karena kotak-kotak sedang tren sekarang," kata Barli.

Pendapat masyarakat pun beragam. Gadi Makitan menilai seragam yang paling identik dengan karakter calon adalah kaos "tacticool" milik Agus Yudhoyono.

"Itu yang paling melekat di kepala karena sangat mencerminkan karakter AHY," ujar pria asal Malang itu.

Sedangkan Hervinny berpendapat bahwa kemeja kotak-kotak Ahok-Djarot lebih terasa "akrab" karena sebelumnya sudah dipopulerkan Jokowi.

"Selain karena kotak-kotak jauh lebih mencerminkan aneka ragam," kata Hervinny yang merupakan karyawan swasta.

Adapun Abdulrohim memilih kemeja putih yang khas dipakai Anies-Sandi.

"Terlihat lebih damai dan kalem," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok TSK, Arifin Ilham Puji Kapolri

Ahok TSK, Arifin Ilham Puji Kapolri

Entertainment | Sabtu, 19 November 2016 | 05:05 WIB

Survey Ahok Terjun Bebas, di Bawah 50 Persen

Survey Ahok Terjun Bebas, di Bawah 50 Persen

News | Sabtu, 19 November 2016 | 00:04 WIB

Anies Baswedan Joget-joget Ala P. P. A. P.

Anies Baswedan Joget-joget Ala P. P. A. P.

News | Jum'at, 18 November 2016 | 19:32 WIB

Anies Bantah Ingin Hapus PPSU Jika Berhasil Kalahkan Ahok

Anies Bantah Ingin Hapus PPSU Jika Berhasil Kalahkan Ahok

News | Jum'at, 18 November 2016 | 19:24 WIB

Elektabilitas Ahok Terus Menurun

Elektabilitas Ahok Terus Menurun

Foto | Jum'at, 18 November 2016 | 17:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×