Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 24 November 2016 | 12:51 WIB
Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok
Kader Partai Demokrat, Hasnaeni Moein mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Jatung Hasnaeni Moein bergetar saat berdiri di samping Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hal ini dirasakan Hasnaeni saat hadir di Kampanye Rakyat, Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

"Saya berhadapan dengan Pak Ahok, sampai saya deg-degan. Saking gantengnya dia. Saya belum pernah deg-degan kayak gini, tapi berhadapan dengan Pak Ahok sampai deg-degan," ucap Hasnaeni di markas Ahok-Djarot.

Selain itu dia juga sempat curhat dihadapan pendukung Ahok-Djarot lantaran gagal maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

"Saya kemarin jalan di Blok M, kata tukng parkir 'sayang yah ibu nggak didiuking Parti Demokrat'. Katanya kasihan Ibu Hasnaeni, padahal ibu yang punya terminal Blok M," ujar Hasnaeni.

Setelah turun dari panggung acara, kepada wartawan Hasnaeni mengaku sering berkomunikasi dengan Ahok melalui pesan WhatsApp.

"Saya sangat bangga dengan kinerja Pak Ahok. Saya sudah lihat sendiri. Waktu saya jalan-jalan ke Monas, saya tidak melihat satu lembar pun sampah. Itu luar biasa kinerjanya. Yang jelas saya akan mendukung orang yang akan mengedepankan dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di DKI," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memuji dan Berterima Kasih, Hasnaeni Moein Dukung Ahok-Djarot

Memuji dan Berterima Kasih, Hasnaeni Moein Dukung Ahok-Djarot

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:51 WIB

Awal Mula Ari Wibowo dan Ira Wibowo Jadi Pendukung Ahok-Djarot

Awal Mula Ari Wibowo dan Ira Wibowo Jadi Pendukung Ahok-Djarot

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:44 WIB

Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda Agar Jakarta Dingin Lagi

Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda Agar Jakarta Dingin Lagi

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:31 WIB

Ahok: Jika Mau Jujur, Apartemen Kalibata City Program Pelanggaran

Ahok: Jika Mau Jujur, Apartemen Kalibata City Program Pelanggaran

News | Kamis, 24 November 2016 | 10:43 WIB

Polri Kerahkan 87 SSK Amankan Demo 25/11 dan 2/12 di Jakarta

Polri Kerahkan 87 SSK Amankan Demo 25/11 dan 2/12 di Jakarta

News | Kamis, 24 November 2016 | 10:06 WIB

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Buni Yani Tidak "Fair"

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Buni Yani Tidak "Fair"

News | Kamis, 24 November 2016 | 08:49 WIB

Jaga Kebhinekaan, Pemkot Bandar Lampung Imbau Tak Demo 2 Desember

Jaga Kebhinekaan, Pemkot Bandar Lampung Imbau Tak Demo 2 Desember

News | Kamis, 24 November 2016 | 07:01 WIB

Polisi Malam Ini Lembur Putuskan Buni Yani Ditahan atau Tidak

Polisi Malam Ini Lembur Putuskan Buni Yani Ditahan atau Tidak

News | Rabu, 23 November 2016 | 21:57 WIB

Malam Ini, Buni Yani Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Video Ahok

Malam Ini, Buni Yani Jadi Tersangka Kasus Penyebaran Video Ahok

News | Rabu, 23 November 2016 | 21:46 WIB

Mabes Polri Alihkan Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok ke Polda

Mabes Polri Alihkan Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok ke Polda

News | Rabu, 23 November 2016 | 19:16 WIB

Terkini

Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan

Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:07 WIB

Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen

Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:06 WIB

Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo

Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:05 WIB

Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan

Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:58 WIB

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:47 WIB

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:35 WIB

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB