KPK Usulkan Ada Sistem Pengawasan Internal di Daerah

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 24 November 2016 | 15:25 WIB
KPK Usulkan Ada Sistem Pengawasan Internal di Daerah
Ketua KPK Agus Raharjo memaparkan kelanjutan penanganan kasus dugaan korupsi pembelian tanah RS Sumber Waras di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/3). (Antara)

Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan selama ini pihaknya belum pernah menerima masukan Inspektorat Jenderal di instansi Kementerian, terkait banyaknya pelaporan masyarakat terkait pelayanan publik yang tidak bisa ditindak lanjuti KPK hanya karena minimnya data.

Pasalnya, inspektorat di daerah seperti di kabupaten atau provinsi kurang terbuka kepada pemerintah terkait pelayanan publik.

Oleh karena itu KPK mengusulkan adanya penguatan sistem pengawasan internal Inspektorat di seluruh daerah.

"Kami sedang berpikir, dalam waktu dekat akan usulkan ke presiden, tentang sistem pengawasan internal kita. Hari ini KPK tidak pernah terima masukan dari inspektorat Kabupaten, Pemprov, maupun Irjen. Info selalu dari masyarakat," ujar Agus dalam rapat koordinasi dan dialog terbuka dengan seluruh gubernur di Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/11/2016).

Dirinya mencontohkan bahwa Inspektorat di Amerika Serikat tidak bertanggungjawab kepada menterinya tapi bertanggungjawab ke presiden.

"Kalau kita lihat pengalaman inspektorat di AS, tidak bertanggungjawab ke menteri tapi ke presiden," katanya.

Maka dari itu, ia menyarankan pertanggungjawaban Inspektorat dilakukan secara berjenjang, agar pemerintah bisa mengawasi kinerja pegawai secara keseluruhan.

"Mungkin secara jenjang yang bupati ke gubernur tanggungjawabnya dan gubernur ke Kementerian Dalam Negeri supaya mereka bisa melakukan check and balances terhadap pejabat di daerahnya," ucap Agus.

"Kalau bupati di bawah gubernur dan gubernur di bawah Kemendagri kan bisa diawasi dua-duanya, bukan hanya eksekutif. Nanti ada beberapa poin yang segera kami usulkan," sambungnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, jika itu dilakukan KPK tidak hanya mendapatkan laporan dari masyarakat tapi dari Inspektorat.

"Kalau berjalan seperti itu, masukan tidak hanya dari rakyat. Dari 7,000 per tahun,hanya jadi kasus 90 (ditangani KPK). Ini tidak terlepas dari kualitas laporan yang diserahkan masyarakat kepada KPK. Bukannya tidak bagus, kualitas laporan masih kurang menggembirakan. Kalau Inspektorat dia tahu data, pasti lebih berkualitas," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sedih Pegawainya Kena OTT, Sri Mulyani Tulis Surat Cinta

Sedih Pegawainya Kena OTT, Sri Mulyani Tulis Surat Cinta

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 16:59 WIB

KPK Resmi Tetapkan Pejabat Ditjen Pajak sebagai Tersangka

KPK Resmi Tetapkan Pejabat Ditjen Pajak sebagai Tersangka

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:18 WIB

KPK Tangkap Pejabat Pajak, Dirjen Pajak: Kasih Kopi Sianida Saja

KPK Tangkap Pejabat Pajak, Dirjen Pajak: Kasih Kopi Sianida Saja

Bisnis | Selasa, 22 November 2016 | 15:34 WIB

Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi

Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi

Bisnis | Selasa, 22 November 2016 | 15:00 WIB

Sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Foto | Selasa, 22 November 2016 | 14:01 WIB

Ini Kasus Pejabat Ditjen Pajak yang Ditangkap KPK

Ini Kasus Pejabat Ditjen Pajak yang Ditangkap KPK

News | Selasa, 22 November 2016 | 13:03 WIB

Kasus Suap, KPK Periksa Ketua DPRD Kebumen

Kasus Suap, KPK Periksa Ketua DPRD Kebumen

News | Selasa, 22 November 2016 | 12:14 WIB

KPK Tangkap Pejabat Dirjen Pajak, Ketua KPK Sebut Ini Kasus Baru

KPK Tangkap Pejabat Dirjen Pajak, Ketua KPK Sebut Ini Kasus Baru

News | Selasa, 22 November 2016 | 11:58 WIB

Pegawai Ditjen Pajak Kena OTT, KPK Akan Beri Penjelasan Resmi

Pegawai Ditjen Pajak Kena OTT, KPK Akan Beri Penjelasan Resmi

News | Selasa, 22 November 2016 | 07:09 WIB

Kajian Dana Partai Politik

Kajian Dana Partai Politik

Foto | Senin, 21 November 2016 | 18:48 WIB

Terkini

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×