Array

Timses Anies Temukan 104 Ribu Data Pemilih Siluman

Jum'at, 25 November 2016 | 18:50 WIB
Timses Anies Temukan 104 Ribu Data Pemilih Siluman
Politisi Gerindra Mohamad Taufik [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Tim kampanye pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengklaim menemukan 104.826 data pemilih sementara bermasalah. Data ini mereka temukan dari hasil penyisiran terhadap data daftar pemilih sementara pilkada Jakarta periode 2017-2022 yang dikeluarkan KPUD

"Kami menemukan beberapa hal yang menurut kami bermasalah. Ada di atas 104.826. Ada NIK ganda namanya berbeda. Ada yang tanpa NIK ini angkanya lumayan juga. Kemudian ada tanpa nomor KK," kata wakil ketua tim kampanye Anies-Sandiaga, Mohamad Taufik, di posko pemenangan, Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

Rincian temuan mereka, di antaranya, kasus NIK ganda sebanyak 43.427 pemilih, satu NIK dengan tiga nama sebanyak 814 pemilih, kemudian pemilih tanpa nomor KK sebanyak 59.713 pemilih.

Taufik berharap temuan ini menjadi catatan KPUD Jakarta.

Data yang disisir tim kampanye Anies-Sandiaga adalah data pemilih sementara yang dikeluarkan KPUD pada awal November 2016. KPUD menyebutkan sebanyak 7.162.856 pemilih.

"Saya kira ini bisa berpengaruh kepada lancar atau tidaknya pilkada. Kami sampaikan itu kepada masyarakat. Supaya KPU segera menyisir bersama-sama tim pasangan calon," kata Taufik.

Taufik mengatakan KPUD masih memiliki waktu untuk memperbaiki data pemilih sampai penentuan daftar pemilih tetap pada 8 Desember 2016.

Taufik mengatakan jika masalah ini tidak segera diselesaikan, akan menjadi masalah serius di kemudian hari.

"Kami ajak KPU melakukan itu agar pilkada bersih dari pemilih siluman. Mumpung memang waktunya KPU mempersiapkan penetapan DPT masih panjang," ujarnya.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta menambahkan dari lima wilayah di Jakarta, yang paling banyak ditemukan daftar pemilih ganda ialah Jakarta Timur.

"Pertama kalau lihat data ini hampir semua wilayah ada (pemilih ganda). Tapi yang dominan Jakarta Timur," kata dia.

Taufik mengatakan telah mengirimkan surat kepada KPUD dan diteruskan ke Dukcapil DKI Jakarta.

"Kita lakukan penyisiran sejak terima DPS dari 7,1 juta. Ini baru hasil 70 persen penyisiran, kemungkinan bisa bertambah. Masak sih dari tahun ke tahun pilkada ke pilkada masih kayak gini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI