Dedi Mulyadi Minta Maaf Gara-gara Foto Seakan Pegang Paha Siswi

Siswanto Suara.Com
Rabu, 30 November 2016 | 20:47 WIB
Dedi Mulyadi Minta Maaf Gara-gara Foto Seakan Pegang Paha Siswi
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta maaf atas postingan di Twitter yang kemudian mengundang beragam komentar dari netizen. Ketika itu, dia mengunggah foto yang seakan-akan memegang paha seorang siswi SMP yang ditegur Deddy karena memakai kerudung, tetapi bercelana sobek-sobek.

"Saya hanya tunjukkan yang tidak sesuai (berjilbab tapi menggunakan celana sobek), tujuannya untuk pendidikan. Tapi jika langkah saya memberikan pendidikan itu dianggap keliru, saya memohon maaf dan saya akan hapus postingan itu," kata Dedi melalui pernyataan tertulis, dikutip dari Antara, hari ini.

Foto tersebut diunggah Dedi ke Twitter @DediMulyadi71 pada Selasa (29/11/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketika itu, pelajar putri tersebut mengendarai kendaraan bermotor tanpa menggunakan helm dan dilengkapi surat-surat resmi.

Umumnya netizen salah paham karena hanya fokus pada tangan Dedi yang seakan-akan memegang paha pelajar tersebut.

Dedi menjelaskan kejadian tersebut berawal ketika dia inspeksi pelaksanaan program vokasional yang mengharuskan para pelajar mendampingi orangtua bekerja di Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Purwakarta.

Dalam perjalanan, Dedi melihat seorang anak perempuan mengendarai kendaraan roda dua tanpa mengenakan helm. Kemudian, dia memberhentikan anak tersebut.

Ketika dihampiri, anak perempuan itu malah menangis sambil menutup wajahnya. Kemudian bupati melontarkan pertanyaan kepadanya, tetapi justru dijawab dengan tangisan.

"Saya tanya dia, kenapa tidak membantu orangtua bekerja (terkait program pendidikan vokasional), justru naik motor, tidak pake helm lagi. Tapi pelajar itu justru menangis saat ditanya," katanya.

Dedi saat itu juga memperhatikan pakaian yang dikenakan pelajar tersebut. Dia merasa heran karena pakaian yang dikenakan tidak selaras. Pelajar tersebut mengenakan jilbab sekaligus celana ripped jeans.

"Saya memahami itu mode, tetapi menurut saya tidak jelas, tidak sinkron antara jilbab dengan celananya (yang sobek-sobek)," kata dia.

Melihat keganjilan cara berpakaian pelajar itu, Dedi kemudian menunjukannya kepada guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan dan warga yang kebetulan menemani Dedi dalam kegiatan inspeksi.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan atas ketidaksesuaian pakaian yang dikenakan oleh pelajar.

"Saya hanya tunjukan bagian yang tidak sesuai itu, tujuannya untuk pendidikan. Tetapi apabila langkah saya memberikan pendidikan itu dianggap keliru, saya meminta maaf dan saya akan hapus postingan itu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI