Gerilyawan Tembak Jatuh Pesawat Tempur Suriah, 1 Pilot Tewas

Ririn Indriani

Minggu, 04 Desember 2016 | 00:26 WIB
Gerilyawan Tembak Jatuh Pesawat Tempur Suriah, 1 Pilot Tewas
Ilustrasi pesawat jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Satu kelompok pemantau mengatakan gerilyawan menembak jatuh satu pesawat tempur Suriah di Kota Aleppo di bagian utara negeri tersebut pada Sabtu (3/12/2016), sehingga menewaskan dua pilot.

Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia mengungkapkan pesawat tempur tersebut ditembak jatuh di dekat Bandar Udara Internasional Aleppo. Satu pilot ditemukan tewas sedangkan yang satu lagi belum ditemukan.

Peristiwa itu terjadi saat pertempuran sengit berkecamuk pada Sabtu, setelah militer Suriah merebut Permukiman Tariq Al-Bab, yang memungkinkannya mengamankan satu jalan menuju bandara.

Sementara itu, stasiun televisi pan-Arab Al-Mayadeen melaporkan Angkatan Udara Suriah melancarkan serangan gencar ke posisi gerilyawan di jalan tersebut dalam upaya menguasainya.

Penerbangan ke Bandar Udara Aleppo telah lama dihentikan akibat kekhawatiran terhadap serangan gerilyawan terhadap peswat yang datang atau meninggalkan bandara itu, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam. Meskipun demikian, bandar udara tersebut digunakan sebagai pangkalan militer saja.

Dengan kemajuan baru itu, militer Suriah telah menguasai hampir 60 persen daerah yang dikuasai gerilyawan di Aleppo Timur, sebagai bagian dari serangan luas yang dilancarkan pasukan pemerintah guna mengusir gerilyawan dari kota penting tersebut.

Sementara itu, warga sipil terus menyelamatkan diri dari Aleppo menuju daerah yang dikuasai pemerintah sebagai akibat dari operasi militer.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan belum lama ini 30.000 orang meninggalkan Aleppo Timur menuju daerah pemerintah selama beberapa hari belakangan.

Di dalam satu pernyataan, ICRC mengatakan warga sipil harus diberi perlindungan dan jalan aman.

"Kami menyeru semua pihak agar menjamin ini. Kami di ICRC siap membantu, tapi terserah mereka yang terlibat dalam pertempuran untuk melindungi warga sipil," tambah ICRC.

Militer Suriah menyatakan akan melanjutkan operasi sampai semua daerah yang dikuasai gerilyawan di Aleppo Timur direbut kembali. Gerilyawan mereka Aleppo Timur pada 2012, dan pasukan pemerintah belum lama ini melakukan pengepungan terhadap daerah itu sebelum melancarkan serangan besar untuk merebutnya kembali.

Organisasi kemanusiaan menyuarkan kekhawatiran mengenai kondisi 250.000 orang yang tinggal di Aleppo Timur, sementara pemerintah berjanji akan memperbaiki kondisi mereka yang dimukimkan kembali di daerah yang dikuasai pemerintah.(Antara/Xinhua-OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusia Bantah Dalangi Serangan Udara di Idlib Suriah

Rusia Bantah Dalangi Serangan Udara di Idlib Suriah

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 03:02 WIB

Konflik Suriah, Serangan Udara Hantam Idlib, 22 Orang Tewas

Konflik Suriah, Serangan Udara Hantam Idlib, 22 Orang Tewas

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 01:29 WIB

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

News | Selasa, 27 September 2016 | 03:57 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×