Dipanggil KPK, Ini yang Ingin Ditanyakan Kepada Setya Novanto

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Selasa, 13 Desember 2016 | 09:07 WIB
Dipanggil KPK, Ini yang Ingin Ditanyakan Kepada Setya Novanto
Ketua DPR RI Setya Novanto menyambangi rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (1/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR, Setya Novanto pada Selasa (13/12/2016). Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara Nasional (e-KTP) yang telah menjerat Irman dan Sugiharto.

Adapun alasan dipanggilnya Setya Novanto oleh KPK karena posisinya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR pada saat proyek tersebut berlangsung Tahun 2011-2012. Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Setnov akan diperiksa terkait proses berlangsungnya proyek tersebut yang melibatkan DPR.

"Spesifiknya belum dapat kami ungkap, namun tentu krn kasus e-KTP ini trkait proyek besar yang prosesnya dimulai dari penganggaran dan pembahasan hingga penerapan, maka peran saksi akan dgali trkait itu sesuai dengan kapasitas saksi pada saat itu," kata Febri saat dikonfirmasi.

Dan saat ditanya, apakah peran Mantan Bendahara Umum Golkar tersebut dalam kasus ini sangat penting, Febri belum mau mengomentarinya terlalu jauh. Namun, kata dia, karena terkait dengan kasus yang sedang berjalan di KPK, maka KPK pun menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

"Penjadwalan saksi dibutuhkan untuk mengkonfirmasi sejumlah hal terkait dugaan korupsi yang sedang disidik," kata Febri.

Diketahui, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang saat ini sudah menjadi terpidana kasus Wisma Atlet, Mohamad Nazaruddin pernah berkoar bahwa Setnov terlibat dalam kasus yang nilai proyeknya mencapai Rp5,9 Triliun tersebut. Tidak hanya Setnov, nama lainnya juga disebutkan Nazaruddin, seperti Mantan Menteri Dalam Negeri era Susilo Bambang Yudhoyono, Gamawan Fauzi.

Diketahui, KPK telah menetapkan dua orang tersangka pada kasus ini. Keduanya, yakni bekas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

Irman dan Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

KPK sendiri telah mendalami kasus dugaan korupsi ini pada tingkat penyidikan hingga dua tahun lebih. Baik Irman maupun Sugiharto, dalam sengkarut proyek senilai Rp5,9 triliun itu diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga merugikan keuangan negara sampai Rp2,3 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi e-KTP, KPK Periksa Para Mantan dan Anggota DPR

Korupsi e-KTP, KPK Periksa Para Mantan dan Anggota DPR

News | Kamis, 08 Desember 2016 | 12:05 WIB

Diperiksa Kasus Korupsi E-KTP, Ganjar: Awalnya Tak Bermasalah

Diperiksa Kasus Korupsi E-KTP, Ganjar: Awalnya Tak Bermasalah

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 13:53 WIB

Korupsi e-KTP, KPK Periksa Gubernur Jawa Tengah

Korupsi e-KTP, KPK Periksa Gubernur Jawa Tengah

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 13:40 WIB

Skandal E-KTP, Wakil Ketua Umum Demokrat Diperiksa KPK

Skandal E-KTP, Wakil Ketua Umum Demokrat Diperiksa KPK

News | Senin, 05 Desember 2016 | 17:21 WIB

Kemendagri Punya Utang 90 Juta Dolar AS untuk Proyek e-KTP

Kemendagri Punya Utang 90 Juta Dolar AS untuk Proyek e-KTP

News | Rabu, 23 November 2016 | 18:44 WIB

Aliran Dana Rumit, KPK Hati-hati Ungkap Skandal KTP Elektronik

Aliran Dana Rumit, KPK Hati-hati Ungkap Skandal KTP Elektronik

News | Rabu, 16 November 2016 | 07:37 WIB

KPK: Ada Pihak Lain Nikmati Aliran Dana E-KTP

KPK: Ada Pihak Lain Nikmati Aliran Dana E-KTP

News | Rabu, 16 November 2016 | 05:31 WIB

Skandal e-KTP, KPK Menduga Aktornya Lebih dari Dua Orang

Skandal e-KTP, KPK Menduga Aktornya Lebih dari Dua Orang

News | Kamis, 10 November 2016 | 15:11 WIB

Terkait e-KTP, KPK Kembali Panggil Bekas Ketua Komisi II DPR

Terkait e-KTP, KPK Kembali Panggil Bekas Ketua Komisi II DPR

News | Senin, 07 November 2016 | 12:26 WIB

Walikota Madiun Diperiksa KPK Hingga Tadi Malam

Walikota Madiun Diperiksa KPK Hingga Tadi Malam

News | Kamis, 03 November 2016 | 06:29 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×