Dewan Keamanan PBB Serukan Pengawasan Evakuasi Warga Aleppo

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Desember 2016 | 06:23 WIB
Dewan Keamanan PBB Serukan Pengawasan Evakuasi Warga Aleppo
Seorang wanita di Aleppo, Suriah, terbaring diatas gerobak, menunggu untuk dievakuasi. [Antara/Reuters]

 Dewan Keamanan PBB pada Senin dengan suara bulat meminta para pejabat Perserikatan Bangsa-bangsa dan berbagai pihak lainnya untuk mengawasi evakuasi warga dari kantong terakhir pemberontak di Aleppo.

Dewan juga menyerukan agar keamanan warga sipil yang masih berada di kota Suriah itu diamati.

Kelima belas negara anggota Dewan Keamanan akhirnya dapat menjembatani perpecahan di antara mereka untuk mengesahkan resolusi rancangan Prancis.

Resolusi tersebut meminta para pejabat dan pihak-pihak lainnya "untuk melakukan pengawasan yang memadai dan netral serta mengamati secara langsung proses evakuasi." Sebelummnya di kalangan Dewan Keamanan, sekutu Suriah --Rusia dan China, memiliki sikap berseberangan dengan negara-negara Barat soal konflik Suriah.

Penguasaan kembali Aleppo oleh pemerintah Suriah, yang merupakan kemenangan terbesar Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang hampir enam tahun, telah membuat orang terjebak di benteng terakhir pemberontak di wilayah timur kota tersebut.

Sementara itu, PBB dan negara-negara kuat Barat melancarkan tuduhan bahwa pasukan pemerintah melakukan kekejaman terhadap kalangan warga sipil.

Utusan PBB untuk masalah Suriah, Staffan de Mistura, pada Senin (19/12/2016) mengumumkan bahwa ia berniat menyelenggarakan perundingan perdamaian di Jenewa pada 8 Februari.

Pada Senin, sudah ribuan orang yang dievakuasi dari Aleppo.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Samantha Power, mengatakan negaranya berharap bahwa keberadaan para pemantau di lapangan bisa mencegah terjadinya kejahatan terhadap warga sipil pada saat mereka meninggalkan Aleppo atau terhadap mereka yang memilih tetap tinggal di kota itu.

PBB mengatakan pihaknya memiliki lebih dari 100 orang, sebagian besar adalah staf berkebangsaan Suriah, yang siap untuk memantau bersama-sama dengan para petugas dari Komite Internasional Palang Merah.

Dewan Keamanan mencapai kesepakatan soal isi rancangan resolusi pada Minggu setelah perundingan berlangsung selama beberapa jam.

Rusia sebelumnya berniat menggunakan hak veto (menolak) terhadap rancangan asli terkait kekhawatiran soal mengirim pemantau-pemantau yang tidak siap menuju "puing-puing Aleppo timur," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin.

Rusia menginginkan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, mengatur pengamanan bagi para pemantau PBB untuk memasuki Aleppo timur "di dalam koordinasi" dengan pihak-pihak yang tertarik, yaitu pemerintah Suriah.

Dewan Keamanan setuju bahwa pengaturan akan dilakukan "berdasarkan pembicaraan" dengan para pihak yang tertarik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

47 Anak Dievakuasi dari Aleppo, Beberapa dalam Kondisi Kritis

47 Anak Dievakuasi dari Aleppo, Beberapa dalam Kondisi Kritis

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 00:31 WIB

Menlu Turki: 12.000 Dievakuasi dari Aleppo

Menlu Turki: 12.000 Dievakuasi dari Aleppo

News | Senin, 19 Desember 2016 | 22:09 WIB

Hari Ini, 1.000 Orang Lebih Dievakuasi dari Aleppo

Hari Ini, 1.000 Orang Lebih Dievakuasi dari Aleppo

News | Senin, 19 Desember 2016 | 14:47 WIB

Aksi Solidaritas untuk Aleppo

Aksi Solidaritas untuk Aleppo

Foto | Senin, 19 Desember 2016 | 13:08 WIB

Pengungsian Dilanjutkan, Puluhan Bus Masuki Aleppo

Pengungsian Dilanjutkan, Puluhan Bus Masuki Aleppo

News | Minggu, 18 Desember 2016 | 22:31 WIB

Indonesia Resmi Serukan Gencatan Senjata di Aleppo

Indonesia Resmi Serukan Gencatan Senjata di Aleppo

News | Minggu, 18 Desember 2016 | 18:31 WIB

Doa Syahrini untuk Warga Aleppo

Doa Syahrini untuk Warga Aleppo

Entertainment | Minggu, 18 Desember 2016 | 19:31 WIB

Air Mata Aleppo

Air Mata Aleppo

Foto | Minggu, 18 Desember 2016 | 14:34 WIB

Bocah Perempuan Ledakkan Diri dalam Pengeboman di Damaskus

Bocah Perempuan Ledakkan Diri dalam Pengeboman di Damaskus

News | Sabtu, 17 Desember 2016 | 02:12 WIB

Mencekam, 8000 Warga Aleppo Kritis Diterjang Cuaca Dingin

Mencekam, 8000 Warga Aleppo Kritis Diterjang Cuaca Dingin

News | Jum'at, 16 Desember 2016 | 15:33 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×