ISIS Klaim Dalang Serangan Truk di Berlin

Yazir Farouk

Rabu, 21 Desember 2016 | 04:33 WIB
ISIS Klaim Dalang Serangan Truk di Berlin
Ilustrasi ISIS [shutterstock]

Suara.com - Kelompok teroris ISIS mengklaim sebagai dalang serangan teror di Berlin, Jerman. Pada Senin lalu, sebuah truk besar menghantam pasar bazar Natal di Berlin dan mengakibatkan 12 orang tewas.

"Seorang tentara dari Negara Islam (ISIS) melakukan operasi di Berlin untuk menargetkan warga negara koalisi," bunyi pernyataan dari kantor berita milik ISIS, Amaq, dilansir dari laman AFP. Namun, pernyataan itu tak mengungkap identitas si penyerang.

Sebelumnya, truk menabrak kerumunan orang di pasar yang sedang menggelar bazar Natal di dekat Gereja Kaiser Wilhelm Memorial Church. Selain korban tewas, insiden ini juga melukai puluhan orang.

Sementara itu, polisi Jerman telah menangkap Naved Baluch, lelaki asal Pakistan yang dianggap sebagai pelaku teror. Belakangan, Baluch dibebaskan dan polisi mengakui menangkap orang yang salah.

Jerman ditargetkan ISIS karena menjadi sekutu koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam memerangi kelompoknya di Irak dan Suriah sejak 2014. Prancis dan Belgia juga mendapat serangkaian serangan pada tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasihan, Lelaki Ini Dikira Pelaku Teror di Berlin

Kasihan, Lelaki Ini Dikira Pelaku Teror di Berlin

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 01:34 WIB

Diduga Teror, Ini Beberapa Fakta Kejadian Truk Tabrak Bazar Natal

Diduga Teror, Ini Beberapa Fakta Kejadian Truk Tabrak Bazar Natal

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 13:51 WIB

Truk Besar Hantam Bazar Natal di Berlin, 9 Orang Tewas

Truk Besar Hantam Bazar Natal di Berlin, 9 Orang Tewas

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 05:18 WIB

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 23:14 WIB

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:47 WIB

Ini Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

Ini Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×