Wakapolri Bahas Pembangunan UIII dengan Tokoh Islam

Selasa, 27 Desember 2016 | 14:53 WIB
Wakapolri Bahas Pembangunan UIII dengan Tokoh Islam
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh Islam di rumah dinasnya, Jalan Panglima Poling, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/12/2016). Pertemuan ini membahas pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan gerakan radikalisme di tanah air.

‎"Pertemuan ini untuk pemasangan konsep pendirian UIII. Salah satu pertimbangannya yaitu bagaimana Islam yang dikenal di Indonesia moderat dan bisa berkontribusi pada dunia," kata cendikiawan muslim, Komaruddin Hidayat usai pertemuan.

‎Dia menjelaskan, banyak pihak yang menyarankan pusat studi Islam dibangun di Indonesia dengan mendatangkan profesor-profesor terbaik. Mahasiswa yang belajar akan datang dari luar negeri dan Indonesia.

Sedangkan Polri juga akan berpartisipasi dalam pembangunan universitas tersebut secara aktif. Perama lokasi lahannya. Kedua, pematangan konsepnya, ketiga, sosialisasi pada dunia.

"Jadi ini dapat dirasakan dosen, lebih-lebih radikalisme dan terorisme muntahan dari Timur Tengah. Dan banyak orang-orang Timur Tengah mestinya Indonesia jadi pusat studi Islam, ini yang kami bicarakan," ujar dia.

Dia menambahkan, radikalisme di tanah air ruang ‎geraknya semakin menyempit. Sebab umat muslim Indonesia berasaskan Pancasila.

"‎Bahwa radikalisme di mana-mana ada, tapi di Indonesia ruangnya menyempit, karena mainstrem di Indonesia Muhammadiyah-NU itu kan jelas sudah final Pancasila dan itu moderat. Jadi sesungguhnya ruang itu sudah menyempit begitu keamanan Polisi, intelektual sudah mendukung. Tapi ada-ada saja yang lolos," tutur dia.‎

Wakapolri Komjen Syafruddin menambahkan, pihaknya mendukung pendirian UIII sebagai pusat studi Islam di dunia. Menurutnya peradaban Islam dunia itu tidak hanya di Timur Tengah, tetapi di Indonesia.

"Kita kan tahu bahwa syiar Islam bukan hanya dari Barat ke Timur, tetapi Timur ke Barat. Contohnya Syaikh Yusuf, syiar Islam itu sudah kita mulai dari Timur sampai ke Afrika Selatan," tandas dia.

Baca Juga: Usai Penangkapan Teroris, Kegiatan Nelayan Jatiluhur Mulai Normal

Sementara itu sejumlah tokoh muslim yang hadir adalah Komarudin Hidayat, Azyumardi Azra, Syafrizal dari Kementerian Agama dan Kharuddin dari Setwapres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI