Kejanggalan Sebelum Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Pulomas

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 27 Desember 2016 | 20:23 WIB
Kejanggalan Sebelum Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Pulomas
Rosidah Herawati tak kuasa membendung air mata ketika menceritakan sosok anaknya, Amelia Reza Fahlevi alias Amel. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Rosidah Herawati menceritakan peristiwa janggal sebelum kasus pembunuhan sadis terjadi di rumah keluarga Dodi Triono di Pulomas Utara, nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Rosi adalah ibunda Amalia Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10).
 
‎"Senin pukul 14.00 siang, Amel telpon saya dan bilang Gemma menangis. Namun, pas saya tanya Gemma menangis kenapa kakak (sapaan Amel), telpon ‎terputus. Kemudian malamnya saya telpon Amel anak saya sudah nggak aktif, Gemma ditelpon juga nggak aktif nomornya," kata Rosi di ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (27/12).
 
Amel dan Gemma adalah sahabat. Mereka meninggal dunia secara tragis bersama Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Yanto dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir. Sementara lima korban lainnya selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy. Sebelas korban disekap di dalam kamar mandi sempit sejak Senin (26/12/2016) dan baru ditemukan pagi tadi.
 
Diduga, saat Rosi menelepon Amel, pelaku sudah mulai beraksi di dalam rumah Dodi.
 
Rosi menceritakan sebelum kejadian itu, Amel menginap di rumah Gemma sejak Minggu (25/12/2016). 

"Hari Minggu Amel pamit ke saya mau ke rumah Gemma sekalian menginap di sana. Dia dijemput supir keluarga Gemma jam 11.00 pagi," ‎kata dia.
 
Ketika menelepon Amel, Rosi sama sekali tak berpikir aneh-aneh. 
 
‎"Saya nggak ada firasat apa-apa sebelumnya," ujar dia.‎
 
Selama ini, Amel memang sering menginap di sana.
 
‎"Amel sering main di sana. Saya juga sangat dekat dengan keluarga Pak Dodi," tutur dia.

Suara.com - Penyidik telah selesai mengambil sidik jari keenam jenazah korban pembunuhan sadis di perumahan Pulomas Utara.

"Sudah mengambil sidik jari, diidentifikasi luka - luka luar lima korban. Nanti akan disusul satu jenazah yang sudah meninggal di Rumah Sakit Kartika Pulomas akan dimintakan autopsi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di lokasi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kata Argo, tidak ditemukan barang berharga milik korban yang hilang. Semua barang di rumah mewah milik Dodi Triono masih di tempatnya.

"Untuk hasil olah TKP, sementara tidak ditemukan barang - barang yang hilang. Masih ada di tempat barang -barang yang ada," kata dia.

Kendati demikian, polisi belum mau menyimpulkan motif pembunuhan tersebut.

"Jadi penyidik masih mencari  motif yang belum ditemukan," ujar Argo. "Ini masih pembunuhan ya. Bukan perampokan karena tidak ada barang yang hilang. Tapi ada korban dan ada penyekapan ya."

Ketika ditanya berapa pelaku yang bisa melakukan aksi sesadis itu dengan korban sebelas orang, Argo belum dapat menjelaskan.

"Kami masih lidik belum tahu jumlahnya mudah- mudahan segera ya," ujar Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS

Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:48 WIB

Kesaksian Akbar Husein soal Tragedi Bawaslu 2019: Ditangkap, Disiksa, hingga Ada yang Meninggal

Kesaksian Akbar Husein soal Tragedi Bawaslu 2019: Ditangkap, Disiksa, hingga Ada yang Meninggal

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:46 WIB

Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku

Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:28 WIB

Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang

Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:20 WIB

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:09 WIB

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05 WIB

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:51 WIB

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:30 WIB