Istri Kedua Pernah Sarankan Dodi agar Tak Tinggal di Pulomas

Suwarjono, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 29 Desember 2016 | 20:44 WIB
Istri Kedua Pernah Sarankan Dodi agar Tak Tinggal di Pulomas
Kediaman korban pembunuhan sadis Pulomas, Dodi Triono. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengaku telah mengintrogasi langsung istri kedua almarhum Dodi Triono, Almianda Shafira terkait peristiwa perampokan di Pulomas Utara Nomor 7a, Jakarta Timur.

"Udah saya interogasi langsung kok , satu mantan istrinya sudah saya bicara langsung, istri kedua," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/12/2016).

Kepada Iriawan, Almianda mengaku sempat menyarankan kepada Dodi agar ketiga anaknya: Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9) dan Zanette Kalila Azaria (13) tidak menempati rumah tersebut karena alasan keamanan.

"Istrinya bilang waktu itu saya sampaikan ke anak-anak nggak usah tinggal di situ dulu karena tahu daerah itu kan rawan," kata Iriawan.

Dodi sendiri memang memiliki tiga istri. Istrinya yang pertama bernama Sri Dewi. Dodi dikabarkan sudah bercerai dengan Almianda dan Dewi. Namun, pria berumur 59 tahun tersebut kembali menikah dengan Elsya Agnesya Kalangi. Baru setahun menjalani pernikahan secara siri, istri ketiganya itu dikabarkan telah hamil tujuh bulan.

Terkait pemeriksaan kepada istri Dodi lainnya, Iriawan mengaku belum bertemu dengan Dewi dan Elsya untuk bisa dimintai keterangan

"Istri ketiga saya belum ketemu," kata Iriawan.

Dodi ditemukan tak bernyawa bersama lima korban yang lain di satu kamar mandi rumahnya, Selasa (27/12/2016) pagi. Korban lain yaitu dua anaknya: Diona dan Dianita, Amalia Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir. Mereka disekap di dalam kamar mandi sejak Senin (26/12/2016) lalu.

Di lokasi yang sama, juga ditemukan lima orang yang masih hidup yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

Polisi juga telah meringkus komplotan perampok sadis keluarga Dodi. Mereka adalah Ramlan Butarbutar alias Porkas dan Erwin Situmorang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kalong, RT 8, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Rabu (28/12/2016) kemarin. 

Kedua bandit itu terpaksa ditembak karena melawan saat dibekuk. Ramlan tewas, sedangkan Erwin hidup dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur.

Polisi juga telah meringkus Alfins Bernius Sinaga yang berperan sebagai driver. Dia diringkus di sebuah rumah di kawasan Villamas Indah Blok C, Bekasi Utara, tanpa perlawanan. Adik Ramlan, R alias Ucok juga turut diringkus karena diduga membantu menyembunyikan kawanan pelaku. Statusnya kini masih diperiksa sebagai saksi.

Satu pelaku lain dari kawanan perampok, Yus Pane masih buron. Namun, polisi mengaku sudah mendeteksi keberadannya dan tinggal ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandit Ramlan "Porkas" Paling Hebat Dibandingkan Komplotannya

Bandit Ramlan "Porkas" Paling Hebat Dibandingkan Komplotannya

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 20:35 WIB

Persembunyian Yus Pane Ketahuan, Kapolda:  Tinggal Tangkap

Persembunyian Yus Pane Ketahuan, Kapolda: Tinggal Tangkap

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 20:17 WIB

Tertembak, Sopir Perampok Pulomas Meringis Kesakitan

Tertembak, Sopir Perampok Pulomas Meringis Kesakitan

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 20:12 WIB

Nasib Ucok, Adik Bandit Ramlan "Porkas," Ditentukan Besok

Nasib Ucok, Adik Bandit Ramlan "Porkas," Ditentukan Besok

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 20:01 WIB

Dua Tas yang Diambil dari Rumah Mewah Dodi Dibawa Kabur Yus Pane

Dua Tas yang Diambil dari Rumah Mewah Dodi Dibawa Kabur Yus Pane

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:43 WIB

Percakapan Bandit dengan Pembantu Dodi di Pulomas Terungkap

Percakapan Bandit dengan Pembantu Dodi di Pulomas Terungkap

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:16 WIB

Begini Kondisi Bandit Erwin Situmorang, Kakinya Dibedah

Begini Kondisi Bandit Erwin Situmorang, Kakinya Dibedah

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:04 WIB

Rampok Sadis Pulomas, Yus Pane Seret Diona Sambil Pukulkan Senpi

Rampok Sadis Pulomas, Yus Pane Seret Diona Sambil Pukulkan Senpi

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×