Rangkuman 'Guncangan' Dunia Olahraga Sepanjang 2016

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 30 Desember 2016 | 20:55 WIB
Rangkuman 'Guncangan' Dunia Olahraga Sepanjang 2016
Petenis cantik Rusia, Maria Sharapova, tampak sedih setelah mengakui menggunakan zat Meldonium pada jumpa pers di Los Angeles, Amerika Serikat, (7/3) lalu [AFP/Robyn Beck]

1. Kasus Doping Sharapova

Pada awal Januari 2016, dunia olahraga dikejutkan dengan kasus doping yang membelit petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova. Masalah ini menyeruak setelah hasil tes dopingnya di grand slam Australia Terbuka 2016 dinyatakan positif.

Pihak Federasi Tenis Internasional (ITF) menyatakan, Sharapova positif menggunakan obat meldonium. Si cantik pun mengakui mengonsumsi obat terlarang itu, bahkan diakuinya telah digunakan selama satu dekade terakhir dengan asalan untuk masalah kesehatan.

Namun, Sharapova membantah sudah mengetahui larangan penggunaan zat tersebut sejak per 1 Januari lalu yang dilansir oleh pihak Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Tapi, pihak ITF tak menggubris alasan Sharapova. Mereka pun menjatuhkan hukuman larangan bertanding selama dua tahun bagi petenis berusia 29 tahun itu pada pertengahan Juni lalu, dan efektif berlaku sejak 26 Januari 2016.

Pada 4 Oktober 2016, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan permohonan banding Sharapova dengan mengurangi masa hukumannya menjadi 15 bulan.

Itu artinya, peraih gelar grand slam lima kali ini bisa kembali bermain pada 25 April 2017, setelah sebelumnya berdasarkan putusan ITF terdahulu mengharuskan dia menepi dari lapangan tenis hingga Januari 2018.

2. Lorenzo Hijrah ke Ducati

Pergunjingan terkait kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati yang muncul sejak awal tahun akhirnya terjawab. Tepatnya pada pertengahan April lalu ketika pihak Ducati mengonfirmasi bergabungnya juara dunia MotoGP tiga kali itu ke tim mereka mulai musim depan.

Lorenzo resmi mengikat kontrak selama dua tahun dengan pabrikan motor asal Italia itu. Dia dikabarkan mendapat bayaran Rp178 miliar per musimnya dari Ducati, nilai yang lebih tinggi dari sodoran kontrak baru yang diajukan timnya, Movistar Yamaha.

Berita hengkangnya Lorenzo ke Ducati menyentak dunia olahraga, terkhusus bagi mereka yang mencintai olahraga balapan "Kuda Besi" ini. Betapa tidak, banyak yang memprediksi Lorenzo bakal bertahan di Yamaha hingga pensiun.

Terlebih, dia juga sempat mengungkapkan hasrat untuk bertahan bersama pabrikan motor yang berpusat di Hamamatsu, Shizuoka, Jepang itu hingga akhir karier.

Namun, layaknya sebuah ungkapan, "Manusia boleh berencana, tapi Tuhan yang menentukan", Lorenzo pun tak kuasa menahan takdirnya untuk membela Ducati mulai musim depan.

Keputusan Lorenzo hijrah ke Ducati turut pula disertai isu miring. Konon kabarnya, keputusan ini diambil pebalap Spanyol berusia 29 tahun itu lantaran tak kuasa selalu berada di bawah 'bayang-bayang' rekan setimnya, Valentino Rossi.

3. Kematian Tragis Luis Salom

3 Juni 2016, dunia olahraga dikejutkan dengan meninggalnya pebalap Moto2 dari tim SAG, Luis Salom. Pebalap yang baru berusia 24 tahun ini merenggang nyawa di Rumah Sakit General de Catalunya setelah mengalami kecelakaan hebat di Sirkuit Catalunya, Spanyol.

Insiden terjadi saat latihan bebas kedua Moto2 baru berjalan 25 menit. Salom terjatuh di Tikungan 12 yang dikenal dengan tikungan cepat yang mengakibatkan sesi dihentikan sementara.

Motor yang dikemudikan Salom menabrak pagar pembatas dan sempat memantul ke udara, sementara sang pebalap meluncur keras ke arah pagar pembatas.

Nyawa pebalap asal Spanyol ini tak tertolong meski tim dokter sudah berusaha keras dengan melakukan operasi pada luka yang diderita pada kecelakaan itu.

Untuk menghormati mendiang Salom, pihak MotoGP dalam penghargaan 2016 FIM Choice MotoGP, memensiunkan nomor 39 yang selalu dipakai almarhum di kelas Moto2.

4. Rosberg Pensiun Usai Raih Gelar Juara Dunia Pertama

Banyak yang tak menyangka dan bertanya-tanya mengapa Nico Rosberg harus pensiun begitu cepat, di usia 31 tahun. Terlebih keputusan itu diambil lima hari, 2 Desember 2016, setelah dia meraih gelar juara dunia pertamanya di lintasan Formula 1 pada tahun ini.

Kabar ini sontak menghebohkan pencinta dunia otomotif, terutama ajang yang juga dikenal dengan sebutan 'jet darat'.

Dalam pernyataannya Rosberg mengatakan, keputusan ini merupakan hal tersulit yang harus diambil dalam hidupnya. Butuh waktu yang tidak sedikit untuk berani dan menguatkan mental mengambil keputusan pelik tersebut.

Satu hal yang jadi prinsipnya, dengan menjadi juara dunia F1, maka dia sudah mewujudkan impiannya. Itulah mengapa dia merasa tidak perlu lagi ngoyo untuk mengejar titel juara dunia keduanya di F1.

Rosberg memulai kariernya di F1 pada musim 2006, dengan memperkuat tim Williams. Butuh waktu 10 tahun untuknya guna meraih gelar juara dunia F1.

Dengan gelar juara dunia yang digenggamnya tahun ini, Rosberg pun jadi keluarga kedua yang menjadi juara dunia F1. Sebelumnya, sang ayah, Keke Rosberg--kala itu membawa panji bendera Finlandia--juga pernah tercatat sebagai juara dunia di tahun 1982.

Sementara, ayah dan anak pertama yang mencatatkan diri sebagai juara dunia, yakni Graham dan Damon Hill. Graham Hill menjadi juara dunia di tahun 1962 dan 1968. Sedangkan, Damon Hill di tahun 1996.

5. Wafatnya Mantan Petinju dan Tokoh Legendaris Dunia Muhammad Ali

Awan kelabu menyelimuti langit dunia pada 3 Juni 2016. Tepat di hari itulah banyak masyarakat di planet bumi bersedih setelah mendengar kabar wafatnya mantan petinju dan tokoh legendaris dunia, Muhammad Ali.

Almarhum yang merupakan seorang mualaf dan terlahir dengan nama Cassius Marcellus Clay, Jr. wafat pada usia 74 tahun di sebuah rumah sakit di Phoenix, Amerika Serikat akibat sakit pernapasan. Kabar meninggalnya Ali langsung tersiar ke seluruh penjuru dunia.

Selama kariernya di ring tinju, Ali beberapa kali berhasil menyabet sabuk juara dunia kelas berat.

Salah satu pertarungan terbesar Ali adalah saat menghadapi George Foreman di Kinsasha, Zaire, 30 Oktober 1974.

Ali berhasil merebut sabuk juara dunia kelas berat WBC dan WBA dalam duel bertajuk "Rumble in the Jungle" dengan memukul KO Foreman di ronde kedelapan.

Pada tahun 1984, Ali didiagnosis terkena penyakit Parkinson pada usia 42 tahun.

Parkinson (PD) merupakan gangguan sistem saraf pusat yang mempengaruhi keluwesan gerak seseorang. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel saraf otak tidak lagi menghasilkan zat kimia di otak yang bernama dopamin.

Jenazah Ali dimakamkan sepekan kemudian di kampung halamannya di Louisville, AS, setelah terlebih dahulu di shalatkan di Freedom Hall. Shalat jenazah Ali kabarnya dihadiri 14 ribu warga muslim.

Ribuan orang pun mengiringi iring-iringan mobil yang membawa jenazah Ali ke tempat peristirahatannya yang terakhir sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang tokoh inspiratif dunia.

Tidak hanya itu, acara proses pemakamannya ini pun disiarkan ke seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Performa Melorot, Istri Pemain MU Ini Putuskan Pensiun dari Tenis

Performa Melorot, Istri Pemain MU Ini Putuskan Pensiun dari Tenis

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 07:45 WIB

Valentino Rossi Dinobatkan sebagai Raja Facebook dan Twitter

Valentino Rossi Dinobatkan sebagai Raja Facebook dan Twitter

News | Selasa, 27 Desember 2016 | 08:45 WIB

Eks Pacar Berlabuh di Hati Alonso, Ini 'Wejangan' dari Rossi

Eks Pacar Berlabuh di Hati Alonso, Ini 'Wejangan' dari Rossi

News | Selasa, 27 Desember 2016 | 07:45 WIB

Marquez Kesampingkan Lorenzo dari Perebutan Juara Dunia 2017

Marquez Kesampingkan Lorenzo dari Perebutan Juara Dunia 2017

News | Senin, 26 Desember 2016 | 09:15 WIB

Terkini

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:52 WIB

×