Akhir Pelarian Bandit Ius Pane

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Januari 2017 | 14:24 WIB
Akhir Pelarian Bandit Ius Pane
Iyus Pane (tengah berbaju abu-abu) saat konferensi pers penangkapannya oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/1/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Berakhir sudah pelarian bandir Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane.

Setelah lima hari diburu polisi, anggota komplotan Ramlan Butarbutar yang merampok rumah Dodi Triono dan mengakibatkan enam orang meninggal dunia ditangkap di pool bus Antar Lintas Sumatera, Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (1/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan penangkapan Ius Pane merupakan hasil pengembangan.

Nama Ius Pane di kasus Pulomas dikenali lewat mulut pelaku lainnya yaitu Erwin Situmorang dan Alfins Bernius Sinaga yang sudah lebih dulu dibekuk.

Polisi juga sudah memiliki data tentang residivis kasus perampokan itu. Ius Pane dan komplotan yang dipimpinnya dulu pernah merampok di berbagai tempat. Terakhir, dia tertangkap dan mendekam di Lembaga Pemasyarakat Tangerang.

"Kita kan juga punya database, pernah residivis di Polda Metro. Semuanya kita profiling," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (2/1/2016).

Untuk melacak jejak Ius Pane, beberapa hari sebelum dibekuk, polisi menyebar foto dan identitasnya ke tengah masyarakat.

"Ya semua informasi kita kumpulkan semua," kata dia

Namun, Argo enggan menceritakan bagaimana situasi saat Ius Pane ditangkap.

"Iya itu bagian dari penyidikan polisi," katanya.

Ketika merampok rumah Dodi, Ius Pane merupakan orang pertama yang diperintahkan Ramlan untuk mengecek pintu gerbang dan masuk ke pekarangan.

Peran Ius Pane di dalam rumah ialah memaksa anak Dodi, Diona Arika Andra Putri (16), untuk menunjukkan kamar Dodi. Ius sampai menyeret dan memukul Diona akai gagang senjata api.

Setelah ditangkap, polisi membawa Ius Pane ke sejumlah tempat guna mengambil barang bukti.

Di antaranya ke rumah kontrakan Ius Pane di Depok, Jawa Barat. Dari tempat itu, polisi menyita senjata air softgun dan uang sisa hasil rampokan sebanyak Rp800 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×