Ginon, Si Penjual Daun Pisang Tak Terlibat Perampokan Pulomas

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Januari 2017 | 15:03 WIB
Ginon, Si Penjual Daun Pisang Tak Terlibat Perampokan Pulomas
Jenazah korban pembunuhan di rumah Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur [suara.com/Welly Hidayat]
Penjual daun pisang di Pasar Cibinong, Jawa Barat, bernama Ginon, dinyatakan tak terlibat dalam jaringan perampokan di rumah pengusaha Dodi Triono, Jalan Pulomas, Kayu Putih, Jakarta Timur. Ginon sempat dititipi karung yang ternyata berisi senjata api oleh Erwin Situmorang, salah satu anggota komplotan perampok dan pembunuh enam orang di rumah Dodi.

"Bukan (bagian dari kawanan perampok)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (2/1/2016).

Kepastian tersebut setelah polisi melakukan penggeledahan di rumah Ginon di Tapos, Bogor, pada Kamis (30/12/2016), dan pemeriksaan terhadap Ginon.

Argo mengatakan Ginon dan kakak perempuannya ketika itu hanya dititipi karung. Mereka tidak mengetahui isi karung tersebut sampai polisi meringkus Erwin.

"Itu yang dia tidak tahu dan tidak masalah karena hanya dititip karung dia tidak tahu," kata Argo.

Karung yang dititipkan kepada Ginon berisi dua pucuk senjata api.

Ketika itu, Erwin meminta Ginon untuk menyerahkan karung tersebut kepada rekannya apabila Erwin tak datang dalam waktu dua hari.

"Erwin menyampaikan ke Pak Ginon. 'Pak Ginon, dua hari saya nggak datang, tolong kasihkan ke teman saya.'" kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (30/12/2016).

Erwin ternyata memang tak pernah datang. Dia keburu ditangkap bersama Ramlan Butarbutar alias Porkas. Saat penangkapan, polisi melepaskan timah panas terhadap keduanya karena melawan. Ramlan tewas kehabisan darah, sedangkan Erwin menjalani luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dua pelaku lainnya, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane juga telah diringkus di lokasi berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×