Mendikbud: Sekolah Tak Akan Maju Jika Andalkan Dana BOS

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:43 WIB
Mendikbud: Sekolah Tak Akan Maju Jika Andalkan Dana BOS

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan mulai tahun ini sekolah diizinkan menghimpun dana dari masyarakat.

"Mulai tahun ini sekolah diizinkan menghimpun dana dari masyarakat seperti donatur dan alumni. Terutama alumni yang sudah sukses, seperti menteri dulu juga sekolah," ujar Muhadjir di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Dia menjelaskan saat ini waktunya bagi para alumni memberi sumbangan kepada sekolahnya dulu, terutama pada siswa yang tidak mampu.

Sementara, dana dari masyarakat digunakan untuk meningkatkan daya tahan untuk memajukan sekolah.

"Kalau sekolah hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maka sekolah tidak akan maju," kata dia.

Mendikbud mengatakan ada perbedaan antara pungutan liar dan yang tidak liar.

"Kemdikbud sudah mengeluarkan peraturan bahwa pada dasarnya, sekolah dibolehkan menghimpun dana dari masyarakat asal tak memaksa, dalam rangka memperkuat pendanaan sekolah dengan semangat gotong royong," kata dia.

Kemdikbud sudah melakukan konsultasi dengan Menkopolhukam terkait posisi dan langkah Kemdikbud.

"Ternyata tak masalah asal itu resmi dan pemanfaatannya untuk pengembangan sekolah dan tak melanggar undang-undang, " cetus dia.

Sebelumnya, sekolah dilarang melakukan pungutan karena kerap ditemukan penyimpangan dalam pengelolaannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memprihatinkan, 45 Persen Fakultas Kedokteran Terakreditasi C

Memprihatinkan, 45 Persen Fakultas Kedokteran Terakreditasi C

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 16:19 WIB

Memprihatinkan, Ribuan Warga Karawang Putus Sekolah

Memprihatinkan, Ribuan Warga Karawang Putus Sekolah

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 02:17 WIB

Alasan Jusuf Kalla Tak Ingin Ujian Nasional Dihapus

Alasan Jusuf Kalla Tak Ingin Ujian Nasional Dihapus

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:27 WIB

Presma BEM UMM: Sejatinya Pendidikan Harus Mencerdaskan Bangsa

Presma BEM UMM: Sejatinya Pendidikan Harus Mencerdaskan Bangsa

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 21:59 WIB

Digagas, Upaya Pendidikan Karakter Generasi Muda Melalui Kesenian

Digagas, Upaya Pendidikan Karakter Generasi Muda Melalui Kesenian

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 00:33 WIB

Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:32 WIB

Anggota DPR: Substansi Sistem Perbukuan Perlu Diatur

Anggota DPR: Substansi Sistem Perbukuan Perlu Diatur

DPR | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:24 WIB

Jokowi Minta Kualitas Layanan Pendidikan dan Kesehatan Diperbaiki

Jokowi Minta Kualitas Layanan Pendidikan dan Kesehatan Diperbaiki

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:04 WIB

Jokowi Pimpin Ratas Dana Pendidikan dan Kesehatan

Jokowi Pimpin Ratas Dana Pendidikan dan Kesehatan

Foto | Rabu, 05 Oktober 2016 | 18:01 WIB

Bir Gratis Coreng Dunia Pendidikan Tanjungpinang

Bir Gratis Coreng Dunia Pendidikan Tanjungpinang

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 23:50 WIB

Terkini

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel

PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:02 WIB

PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon

PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:01 WIB

Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK

Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:46 WIB

BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber

BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:41 WIB

Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan

Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:41 WIB

BPBD DKI: Banjir Jakarta Pagi Ini Rendam 21 RT di Jaksel dan Jaktim, Ketinggian Air Hingga 80 Cm

BPBD DKI: Banjir Jakarta Pagi Ini Rendam 21 RT di Jaksel dan Jaktim, Ketinggian Air Hingga 80 Cm

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:35 WIB

Jadi Tersangka, Harta Rp 4,1 Miliar Ketua Ombudsman Terungkap di Tengah Penyelidikan Kejagung

Jadi Tersangka, Harta Rp 4,1 Miliar Ketua Ombudsman Terungkap di Tengah Penyelidikan Kejagung

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:30 WIB

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:25 WIB

Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru

Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:19 WIB