Memprihatinkan, 45 Persen Fakultas Kedokteran Terakreditasi C

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 11 Januari 2017 | 16:19 WIB
Memprihatinkan, 45 Persen Fakultas Kedokteran Terakreditasi C
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kualitas lulusan dokter di Indonesia merupakan hal yang krusial karena menyangkut keselamatan pasien. Oleh karena itu pengembangan mutu pendidikan kedokteran harus dijamin agar mencetak para dokter yang mumpuni dalam melakukan tugasnya menyelamatkan nyawa pasien.

Sayangnya, masih ada 45 persen dari 83 Fakultas Kedokteran di Indonesia yang terakreditasi C (cukup) atau setara dengan 37 Fakultas Kedokteran. Sedangkan Fakultas Kedokteran terakreditasi A jumlahnya baru 17 dan sisanya Fakultas Kedokteran terakreditasi B.

"Untuk meningkatkan mutu dokter perlu dilakukan regulasi dan skema pendidikan dokter. Kita pikir harus revisi UU Pendidikan Kedokteran," ujar Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. dr. Oetama Marsis SpOG, pada temu media di Kantor PB IDI, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Sementara itu, Dr. Muhammad Akbar, Sp. S (K), Ph.D, Ketua Bidang Kajian dan Advokasi Kebijakan Pendidikan  Kedokteran Masa Kini dan Mendatang PB IDI, menilai bahwa pemberian izin pembukaan delapan Fakultas Kedoteran (FK) baru di lima wilayah, yaitu Surabaya, Makassar, Ternate, Malang dan Semarang harus disertai dengan penjaminan mutu dari pemerintah agar lulusan FK nantinya dapat profesional dan kompeten menjalankan tugasnya.

"Pendidikan kedokteran itu berkaitan dengan nyawa. Kalau menghasilkan dokter yang salah dari pabriknya, yang lahir bukan dokter tapi monster," tambah dia.

Muhammad Akbar pun turut mengomentari rencana pemerintah menyediakan program studi baru Dokter Layanan Primer. Menurutnya, daripada mengurusi program studi baru, lebih baik pemerintah melakukan penyempurnaan kurikulum dokter yang sudah ada.

"Kalau ada prodi baru yang lahir pasti overlapping dengan pendidikan dokter yang sudah ada. Daripada buang uang 10 triliun, mending kita bergandeng tangan bikin pengembangan pendidikan keprofesian berlanjut (P2KB)," pungkas dia.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IDI Bersikukuh Tolak Program Dokter Layanan Primer, Mengapa?

IDI Bersikukuh Tolak Program Dokter Layanan Primer, Mengapa?

Health | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:54 WIB

MK Tolak Uji Materi UU Tenaga Kesehatan

MK Tolak Uji Materi UU Tenaga Kesehatan

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 02:13 WIB

Peringati HUT ke-66, IDI Menolak Dokter Layanan Primer

Peringati HUT ke-66, IDI Menolak Dokter Layanan Primer

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 16:06 WIB

IDI Tuntut Batalkan Program DLP

IDI Tuntut Batalkan Program DLP

Foto | Senin, 24 Oktober 2016 | 15:40 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×