Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo

Dythia Novianty

Minggu, 15 Januari 2017 | 08:42 WIB
Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo
Kereta api Serbia yang diblokir Kosovo. [AFP]

Suara.com - Kosovo memblokir kreta Serbia yang tengah melewasi perbatasan kedua negara. Aksi ini dilakukan karena diduga kereta tersebut mengancam akan meledakkan jalur kerta api.

Kereta api ini merupakan layanan perdana dengan tujuan dari Belgrade ke Kosovo utara, digembar-gemborkan sebagai link transportasi penting bagi Serbia. Kereta diberi slogan "Kosovo adalah Serbia" dicat di gerbong-gerbong kereta sebagai pertanda warisan budaya.

Tapi Kosovo, yang menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada tahun 2008, melihat kereta tersebut sebagai tindakan provokasi.

Kereta buatan Rusia telah dihiasi dengan gambar besar ikon agama Serbia Ortodoks dari biara terkenal di Kosovo, dengan mengenakan warna nasional Serbia.

"Ini seperti pameran seluler yang menampilkan warisan budaya kita," kata Marko Djuric, yang mengepalai kantor pemerintah Serbia Kosovo, menjelang perjalanan.

Saat ini, dibutuhkan 10 jam untuk bepergian dengan kereta api dari Mitrovica ke Belgrade, dan Serbia mengatakan ia berharap dapat mendirikan sebuah layanan langsung. Baik Serbia maupun Rusia mengakui kemerdekaan Kosovo, yang dideklarasikan delapan tahun setelah perang di bekas republik Yugoslavia.

Tapi Perdana Menteri Serbia, Aleksandar Vucic, memerintahkan penghentian kereta di Raska, sisi perbatasan Serbia. Menurutnya, pasukan khusus Kosovo berusaha meledakkan jalur kereta api.

Pernyataan ini pun dibantah.

Namun, Perdana Menteri Kosovo, Isa Mustafa, yang dihubungi AS dan Uni Eropa untuk mengungkapkan keprihatinan negaranya, mengatakan dirinya percaya bahwa mengubah kembali kereta adalah tindakan yang tepat dan masuknya ke Republik yang merdeka dan berdaulat dari Kosovo tidak akan diizinkan.

baca juga

Vucic menuduh Kosovo berlebihan, ia menggelar konferensi pers dan memutuskan untuk menghentikan kereta untuk menunjukkan bahwa mereka ingin damai.

"Kami mengirim kereta, tidak tank," tegasnya. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB