Pengungkapan Kasus Emirsyah Satar Diduga Bermula dari Inggris

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 19 Januari 2017 | 16:57 WIB
Pengungkapan Kasus Emirsyah Satar Diduga Bermula dari Inggris
Sebuah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia sedang tinggal landas [Shutterstock].

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (19/1/2017), mengumumkan bahwa mantan direktur utama Garuda, Emirsyah Satar, ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga terlibat dalam kasus suap.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan bahwa "ada indikasi suap lintas negara" dalam kasus yang membelit Emirsyah.

"Nilainya cukup signifikan, jutaan dolar Amerika Serikat," kata dia.

Pengumuman KPK ini mengejutkan seantero Nusantara. Nama Emirsyah segera menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di media sosial, termasuk Twitter Indonesia.

Tetapi nun jauh di Inggris, kasus ini tampaknya sudah tercium dari akhir 2016 lalu. Dua media Inggris, BBC dan The Guardian sejak akhir Oktober lalu telah memberitakan adanya dugaan suap yang dilakukan oleh Rolls-Royce terhadap sejumlah maskapai penerbangan di setidaknya tujuh negara, termasuk Indonesia.

Rolls-Royce adalah salah satu produsen mesin pesawat terbesar di dunia

Suap Rp29,4 Miliar dan Mobil Mewah

Dalam laporannya Rabu (18/1/2017), BBC dan The Guardian menulis bahwa Rolls-Royce telah menyampaikan permintaan maaf setelah perusahaan itu terbukti menyuap sejumlah makelar untuk memuluskan kontrak pembelian mesin pesawat di enam negara, termasuk Indonesia, Rusia, dan Cina.

Rolls-Royce diwajibkan untuk membayar denda sebesar 671 juta pound sterling untuk menyelesaikan masalah tersebut. Denda itu disepakati antara Rolls-Royce dengan tiga negara - Inggris, AS, dan Brasil - yang sejak lima tahun lalu mulai menyelidiki kasus tersebut.

Penegak hukum dari tiga negara itu sejak 2012 telah mencium bahwa Rolls-Royce menyewa makelar untuk menyuap maskapai dan pemerintah, agar kontrak penyediaan mesin pesawat bisa dimenangkan.

Dengan kesepakatan itu, Rolls-Royce dipastikan tidak akan dituntut di ketiga negara tersebut. Meski demikian individu-individu yang terlibat dalam kasus itu masih bisa diproses secara hukum.

Sementara lembaga antikorupsi Inggris, Serious Fraud Office (SFO), pada Rabu telah menemukan setidaknya 12 aksi konspirasi yang berujung pada tindakan korupsi di tujuh negara: Indonesia, Thailand, India, Rusia, Nigeria, Cina, dan Malaysia.

Mengutip laporan SFO, BBC menulis bahwa Rolls-Royce memberikan suap senilai 2,2 juta dolar AS atau sekitar Rp29.4 miliar (1 dolar AS pada Rp13.375) dan sebuah mobil Rolls-Royce Silver Spirit bagi seorang makelar di Indonesia.

Makelar itu berperan untuk memuluskan kontrak pembelian mesin Trent 700 bikinan Rolls-Royce agar digunakan pada pesawat-pesawat maskapai Garuda Indonesia. Rolls-Royce juga menyuap perwakilan dari perusahaan pesaing agar mengajukan tawaran tidak kompetitif kepada Garuda, sehingga Rolls-Royce bisa memenangkan kontrak tersebut.

Adapun praktik suap Rolls-Royce ini diyakini telah berlangsung selama 25 tahun, mulai dari dekade 1990an hingga setidaknya 2013.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026

Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 12:55 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:41 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator

Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 10:17 WIB

Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2

Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2

Sport | Rabu, 22 April 2026 | 23:17 WIB

Film Animasi Garuda di Dadaku Siap Bangkitkan Semangat Bermimpi Generasi Muda

Film Animasi Garuda di Dadaku Siap Bangkitkan Semangat Bermimpi Generasi Muda

Video | Rabu, 22 April 2026 | 16:55 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Bawa Ilmu Hollywood ke Tanah Air, Ronny Gani Rombak Semesta Garuda di Dadaku Lewat Animasi Fantasi

Bawa Ilmu Hollywood ke Tanah Air, Ronny Gani Rombak Semesta Garuda di Dadaku Lewat Animasi Fantasi

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 06:00 WIB

Terkini

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB