Merah Putih Ditulisi Huruf Arab, FPI Dilaporkan ke Polda

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 19 Januari 2017 | 19:23 WIB
Merah Putih Ditulisi Huruf Arab, FPI Dilaporkan ke Polda
Koordinator Masyarakat Cinta Damai Wardaniman Larosa usai membuat laporan ke Polda Metro Jaya. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Komunitas yang menamakan diri Masyarakat Cinta Damai melaporkan kasus bendera pusaka Merah Putih yang ditulisi bahasa Arab ke Polda Metro Jaya, Kamis (19/1/2017).

"Kami melaporkan apa yang dilakukan oleh oknum anggota FPI ketika melakukan aksi damai tanggal 16 Januari 2017 di Mabes Polri. Ini berkaitan dengan bendera, dimana yang dilanggar itu adalah Pasal 68 UU nomor 24 Tahun 2009 tentang lambang negara, bahasa, dan juga lagu kebangsaan serta Pasal 154 a Kitab UU Hukum Pidana," kata Koordinator Masyarakat Cinta Damai Wardaniman Larosa usai membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut terungkap setelah video dan foto yang menampilkan bendera viral di media sosial sejak awal pekan lalu.

"Pihak terlapor ini masih dalam lidik. Karena kita tidak tahu siapa persis pelakunya karena kan ramai tapi kita duga pasti oknum anggota FPI atau simpatisan," katanya.

Menurut Wardaniman Larosa penanggungjawab aksi massa pada 16 Januari harus bertanggungjawab atas kasus ini.

"Intinya adalah siapa aktor intelektual dan juga tidak terlepas dari siapa penanggungjawab. Jadi siapapun penanggungjawab, dia bertanggungjawab untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan aksi tersebut dia harus bertanggung jawab tanpa melepaskan aktor intelektual pelaku pencoretan bendera tersebut," katanya.

Wardaniman Larosa menyertakan barang bukti berupa rekaman video dan print out gambar-gambar yang memperlihatkan ada orang bersorban yang mengendarai sepeda motor dan di bagian belakang sepeda motor dipasang bendera Merah Putih yang diberi kaligrafi dan gambar pedang.

"Video rekaman pada saat mereka aksi damai. Kemudian ada print out (gambar-gambar) kita sudah (serahkan ke polisi)," kata Wardaniman Larosa.

Nomor laporan Wardaniman Larosa LP/327/1/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus Tanggal 19 Januari 2017 dengan Pasal 68 Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Pencoretan Lambang Negara dan Pasal 154 a KUHP Tentang Penodaan Terhadap Bendera Kebangsaan Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin mencurigai beredarnya video dan foto yang menunjukkan bendera Merah Putih diberi kaligrafi sengaja dibesar-besarkan untuk menyudutkan laskar FPI dan organisasi di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI.

"Iya itu kita curiga, penyusup, provokasi untuk menghasut, mendiskreditkan perjuangan kita," kata Novel kepada Suara.com.

Menurut Novel seharusnya aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut, juga kasus-kasus lain terkait dugaan penghinaan terhadap lambang negara.

"Ya kan ini jadi viral karena diviralkan. Polisi langsung bertindak aja. Kalau mau adil, adil sekalian. Saya punya bukti ada bendera tulisan Metalicca juga, Merah Putih dicoret-coret itu kan penghinaan lambang negara juga dong. Angkat itu," katanya.

Novel menegaskan laskar FPI dan ormas yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tidak ada yang membawa atribut yang menghina lambang negara, khususnya pada aksi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017) lalu. Aksi hari itu untuk melaporkan Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan dan Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan ke Mabes Polri karena diduga melanggar hukum. Anton dilaporkan terkait kasus bentrokan antara FPI dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia di Jawa Barat, sedangkan Iriawan diadukan terkait kericuhan dalam aksi 4 November 2016 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

"Saya jelaskan tidak ada lambang bendera seperti itu (seperti yang viral di media sosial). Kita punya lambang sendiri, kita punya bendera sendiri. Kalau kita bawa bendera merah putih, itu mesti murni bendera merah putih, enggak dicoret-coret," kata dia.

Novel mengungkapkan dalam aksi 16 Januari, dia dan laskar malah mengamankan bendera Merah Putih yang ditulisi huruf arab di bawah jembatan layang dekat Mabes Polri. Namun, bendera tersebut berbeda dengan yang viral di media sosial. Novel memastikan bahwa anak muda yang membawa bendera di dekat aksi FPI bukan bagian dari laskar.

"Kalau itu saya yang ngamanin. Kejadian bendera itu berkibar, anak ABG yang bawa. Nggak pakai baju koko, nggak pakai kopiah, nggak paham saya. Langsung saya suruh laskar amanin itu bendera," kata dia.

Novel tidak sempat menginterogasi ABG tersebut karena keburu aksi bubar dan dia pergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Sebut Kabinet Gemuk karena Jumlah Penduduk dan Demi Stabilitas

Prabowo Sebut Kabinet Gemuk karena Jumlah Penduduk dan Demi Stabilitas

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:36 WIB

DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Prabowo Sanjung Menteri yang Libur Tetap Kerja: Tak Sanggup Minggir, Banyak yang Ingin Gantikan

Prabowo Sanjung Menteri yang Libur Tetap Kerja: Tak Sanggup Minggir, Banyak yang Ingin Gantikan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Prabowo ke Kabinet: Tak Ada Tanggal Merah, yang Tak Sanggup Minggir

Prabowo ke Kabinet: Tak Ada Tanggal Merah, yang Tak Sanggup Minggir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:00 WIB

1.000 Peserta Ramaikan Fun Run Merah Putih, Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba

1.000 Peserta Ramaikan Fun Run Merah Putih, Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Saat Jaket Hijau Hormat Bendera: Keringat Ojol dan Isu Kesejahteraan

Saat Jaket Hijau Hormat Bendera: Keringat Ojol dan Isu Kesejahteraan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB

Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan

Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB

Kahitna 40 Tahun: Tiga Hari Lagi Empat Dekade Cinta Bertemu di Satu Panggung

Kahitna 40 Tahun: Tiga Hari Lagi Empat Dekade Cinta Bertemu di Satu Panggung

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 19:55 WIB

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Penerbangan Langsung Rute ke Bandung

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Penerbangan Langsung Rute ke Bandung

Riau | Rabu, 02 September 2026 | 19:52 WIB

Pasar Kripto Mulai Bergairah, Bitcoin Lagi Terbang

Pasar Kripto Mulai Bergairah, Bitcoin Lagi Terbang

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:49 WIB

Perusahaan Ikut Berlomba Cari Cuan di Ajang MotoGP Mandalika

Perusahaan Ikut Berlomba Cari Cuan di Ajang MotoGP Mandalika

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:44 WIB

Rupiah Melemah Imbas Kembali Memanasnya Timur Tengah

Rupiah Melemah Imbas Kembali Memanasnya Timur Tengah

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:41 WIB

Tren Nama Anak Sulit Dieja: Sudahkah Orang Tua Memikirkan Repotnya Kelak?

Tren Nama Anak Sulit Dieja: Sudahkah Orang Tua Memikirkan Repotnya Kelak?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:40 WIB

Dekananto Eko Naik Pangkat! Wakapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Dua

Dekananto Eko Naik Pangkat! Wakapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Dua

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:36 WIB

Dewasa Ternyata Melelahkan: Bedah Makna di Balik Lagu 'Masa Mudaku Habis'

Dewasa Ternyata Melelahkan: Bedah Makna di Balik Lagu 'Masa Mudaku Habis'

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:35 WIB

×