Warga Kediri Tolak Pemindahan Makam Pahlawan Nasional Tan Malaka

Liberty Jemadu

Sabtu, 21 Januari 2017 | 23:07 WIB
Warga Kediri Tolak Pemindahan Makam Pahlawan Nasional Tan Malaka
Potret pahlawan nasional Tan Malaka (Wikimedia Commons/Suara.com).

Suara.com - Warga Kediri yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kediri, Jawa Timur, menolak rencana pemindahan makam pahlawan nasoional Tan Malaka yang diduga ada di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ke Sumatera Barat.

"Sekalipun Tan Malaka lahir di Sumatera Barat, tapi kami masyarakat Kabupaten Kediri merasa bangga dan merasa memiliki. Kami berharap pemerintah Limapuluh Kota mengurungkan niatnya," kata Ferry, salah seorang warga yang juga anggota dari GPN Kediri di Kediri, Sabtu (21/1/2017).

Ia mengatakan, Tan Malaka sudah terikat secara historis dengan Kabupaten Kediri. Beliau adalah aset bangsa dan bukan hanya milik daerah tapi seluruh bangsa Indonesia.

Ferry juga menambahkan pemikiran dan sosok Tan Malaka hingga saat ini masih menjadi inspirasi yang besar. Ruh dan pergerakannya hingga kini tidak pernah mati, sekalipun Tan Malaka sudah lama meninggal dunia.

"Bangsa ini hebat karena mengenang jasa pahlawan. Mari kita kembali ke ruh bangsa ini, karena bangsa ini juga ada karena jasa pahlawan," ujarnya.

Terkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat yang tetap akan berencana memindahkan jenazah Tan Malaka, bahkan jika terpaksa tanah di sekitar makam akan dibawa pada 21 Februari 2017, ia mengaku menghormati hal tersebut.

Namun, ia tetap berharap ada jalan keluar terbaik dari masalah ini. Jika dipindahkan, masyarakat di Kabupaten Kediri akan merasa kehilangan.

Selain warga Kediri, pemerintah daerah juga masih keberatan terkait dengan rencana pemindahan jenazah tersebut. Hingga kini pun, pemerintah daerah mengaku masih rapat terkait dengan permintaan dari pemerintah daerah Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Belasan warga yang tergabung di GPN mengunjungi makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Mereka melakukan doa bersama serta tabur bunga di makam yang diduga di dalamnya ada jenazah Tan Malaka.

Makam tersebut diyakini terdapat jenazah Tan Malaka, sebab hingga kini tes DNA yang pernah dilakukan belum dikeluarkan hasilnya secara resmi.

Walaupun belum dikeluarkan secara resmi, keluarga meyakini di makam itu ada jenazah Tan Malaka. Selain dari penelusuran sejumlah sejarawan, hasil beberapa tes DNA (yang diperoleh keluarga), sudah merasa yakin jika makam Tan Malaka di tempat itu.

Keluarga Tan Malaka menginginkan agar jenazah Tan Malaka dipindah ke Sumatera Barat, yang dilakukan pada 21 Februari 2017. Keluarga beralasan hal itu sebagai upaya untuk menghormati leluhur. Tan Malaka bukan hanya pahlawan nasional, melainkan raja, sehingga jenazahnya diharapkan ada di tanah kelahiran.

Hengky Novaron Arsil Datuk Tan Malaka, yang merupakan generasi ketujuh dari Tan Malaka mengatakan keluarga dan ahli waris sangat berkeinginan meletakkan makam leluhur di tempat yang layak.

"Kami dari keluarga, ahli waris ingin meletakkan makam leluhur di tempat yang layak, apapun caranya nanti. Kami akan berupaya," katanya saat berkunjung ke Kediri.

Keluarga, lanjut dia, juga tidak akan menuntut secara hukum atas pembunuhan yang dilakukan terhadap Tan Malaka pada pihak manapun. Keluarga merasa ikhlas, sebab kejadian yang menimpa Tan Malaka adalah risiko perjuangan yang ditempuh saat itu, dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Tan Malaka, salah satu peletak dasar Indonesia, tewas ditembak oleh tentara atas perintah pemerintahan Presiden Sukarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta pada 19 Februari 1949 di Kediri, Jawa Timur. Dia dianggap sebagai pemberontak karena menentang upaya diplomasi pemerintah dengan Belanda.

Meski demikian pada 28 Maret 1963 Presiden Sukarno mengangkat Tan Malaka, seorang pejuang dan pemikir sosialis, sebagai pahlawan nasonal dengan Keputusan Presiden Nomor 53/1963 yang masih berlaku hingga saat ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Lewat Kediri

Lewat Kediri

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:45 WIB

Masjid Al-Alawi Banjarmlati, Sokoguru Penjaga Jejak Arsitektur Jawa Kediri

Masjid Al-Alawi Banjarmlati, Sokoguru Penjaga Jejak Arsitektur Jawa Kediri

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Masjid At Taqwa Pare, Lebih Seabad Berdiri Menjaga Jejak Sejarah Kediri

Masjid At Taqwa Pare, Lebih Seabad Berdiri Menjaga Jejak Sejarah Kediri

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:00 WIB

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Terkini

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

×