Geledah Kantor Penyuap Patrialis, Ditemukan Banyak Duit Dollar

Siswanto, Nikolaus Tolen

Selasa, 31 Januari 2017 | 21:49 WIB
Geledah Kantor Penyuap Patrialis, Ditemukan Banyak Duit Dollar
Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar mengenakan baju tahanan setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan uang belasan ribu dollar Singapura di kantor pengusaha impor daging Basuki Hariman di Sunter, Jakarta Utara, dalam penggeledahan yang dilakukan Jumat (27/1/2017). Uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara yang menjerat Basuki dan hakim Mahkamah Konstitusi nonaktif Patrialis Akbar.

"Selain stempel dan cap disita, kita temukan brankas dilakukan penyitaan isinya baru saja dibuka setelah ditemukan yang 11.300 dollar Singapura. Uang ini diduga terkait dengan perkara sedang disidik KPK saat ini," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Febri belum dapat mengetahui apakah uang tersebut termasuk dalam komitmen fee untuk Patrialis dan Kamaludin atau tidak. Namun, ada indikasi uang tersebut berkaitan dengan perkara.

"Uang tersebut terkait dalam hal apa, belum bisa sebutkan secara rinci, tetapi itu susah kita sita sebagai bentuk publik informasi itu brankas uang. Karena itu indikasikan terkait perkara ini, dilakukan penyitaan," katanya.

Ketika ditanya apakah dalam dokumen keuangan perusahaan Basuki tercatat pengeluaran khusus untuk perkara, Febri belum bisa berkomentar.

Dia hanya mengatakan bahwa dokumen dan uang yang ditemukan terindikasi saling melengkapi.

"Penyitaan terhadap dokumen sudah disampaikan, tidak bisa rinci tetapi dokumen keuangan lebih lengkap dari dokumen keuangan saat kita OTT, tetapi ini keuangan perusahaan nilai berharga di sana. Temukan juga cap dan stempel tulisan ada kementan, kemendag, dan lembaga urus sertifikasi halal distempel cap itu. Masih kita dalami dan di brankas 11.300 dollar Singapura," kata Febri.

Basuki yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka menegaskan bahwa tidak pernah menyuap Patrialis -- bekas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau menurut saya Pak Patrialis nggak terlibat dalam hal ini," kata Basuki usai diperiksa, Jumat (27/1/2017).

Pengusaha impor daging tersebut menjelaskan bahwa Patrialis hanya mendengarkan penjelasan darinya terkait begitu banyaknya daging dari India yang masuk ke Indonesia.

"Jadi saya jelaskan kepada Pak Patrialis biar beliau mengerti. Begitu dia mengerti, dia coba pelajari. Tetapi saya tidak pernah memberikan uang apa-apa," katanya.

Kemudian dia menjelaskan kemana uang yang dikeluarkan mengalir.

"Itu ada, namanya, Kamal. Dia teman saya dan juga dekat dengan Pak Patrialis, gitu. Saya memberi uang kepada dia (Kamal)," kata Basuki. Kamal yang dia maksud adalah Kamaludin yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rentetan Kasus Besar yang Diselesaikan Nawawi Pomolongo, Ketua KPK Pengganti Firli Bahuri

Rentetan Kasus Besar yang Diselesaikan Nawawi Pomolongo, Ketua KPK Pengganti Firli Bahuri

Lifestyle | Sabtu, 25 November 2023 | 16:38 WIB

Rombongan! 10 Napi Koruptor Bebas Dalam Sehari, Ini Nama-namanya

Rombongan! 10 Napi Koruptor Bebas Dalam Sehari, Ini Nama-namanya

News | Rabu, 07 September 2022 | 08:00 WIB

Bebas Bersyarat, Napi Koruptor Patrialis Akbar, Zumi Zola Hingga Suryadharma Ali Resmi Keluar Penjara Hari ini

Bebas Bersyarat, Napi Koruptor Patrialis Akbar, Zumi Zola Hingga Suryadharma Ali Resmi Keluar Penjara Hari ini

News | Selasa, 06 September 2022 | 19:13 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×