Usai Diperiksa 7 Jam, Rizieq Pilih Merapat ke Massa Pendemo

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 01 Februari 2017 | 18:31 WIB
Usai Diperiksa 7 Jam, Rizieq Pilih Merapat ke Massa Pendemo
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, Juru Bicara FPI Munarman, serta Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir, memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, telah merampungkan pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan pemufakatan makar. Rizieq yang telah menjalani pemeriksaan selama hampir tujuh jam itu enggan berkomentar ketika ditemui wartawan.

Dia malah memilih menemui massa pendemo yang berunjuk rasa di luar gedung Polda Metro Jaya untuk mengawal pemeriksaan tersebut.

"Ana (saya) mau temui umat (pendemo) dulu, biar nggak ngumpul di situ. Biar cepet pulang," kata Rizieq di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017).

Rizieq meminta wartawan untuk meminta penjelasan kepada Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Bachtiar Nasir yang juga turut diperiksa dalam kasus yang sama.

"Ustad Bactiar Nasir yang menjadi juru bicara kita," kata Rizieq.

Selain Rizieq dann Bachtiar, polisi juga memeriksa Juru Bicara FPI Munarman. Ketiganya diperiksa untuk penyidikan kasus dugaan makar yang telah menjerat delapan tokoh nasional.

Saat tiba di Polda Metro Jaya, Rizieq mengaku kerap melakukan pertemuan dengan salah satu tersangka makar, Rachamawati Soekarno.

"Kalau bicara pertemuan, benar ibu Rachma pernah datang ke rumah saya, sebaliknya saya juga pernah ke bu Rachmawati dan bu Rachma juga pernah ikut 411 bersama sama, juga ada pertemuan di beberapa event dengan ormas Islam dan ormas nasionalis," kata Rizieq saat tiba di Polda Metro.

Namun, Rizieq membantah pertemuannya itu untuk membahas rencana pemufakatan makar. Kata dia, pertemuan yang dihadiri Rachmawati berkaitan dengan persiapan aksi 4 November dan 2 Desember.

baca juga

"Tapi sekali lagi pertemuan tersebut sama sekali tidak ada rencana makar dan pemufakatan makar dan perbuatan melawan hukum. Jadi hanya sebatas kegiatan aksi 411 aksi 212," katanya.

Terkait kasus dugaan makar, polisi telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka adalah Sri Bintang Pamungkas, mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, serta tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Chat Sex, Polisi Periksa Ponsel Firza Husein, Apa Isinya?

Muncul Chat Sex, Polisi Periksa Ponsel Firza Husein, Apa Isinya?

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 15:29 WIB

Dituduh Sex Chat dengan Firza, Rizieq: Saya Sudah Kenyang Fitnah

Dituduh Sex Chat dengan Firza, Rizieq: Saya Sudah Kenyang Fitnah

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 12:09 WIB

Akhirnya Rizieq Shihab Tanggapi Kasus Chat Sex, Ini Reaksinya

Akhirnya Rizieq Shihab Tanggapi Kasus Chat Sex, Ini Reaksinya

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:54 WIB

Tak Terima Jadi TSK, Rizieq Gugat ke Pengadilan

Tak Terima Jadi TSK, Rizieq Gugat ke Pengadilan

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:48 WIB

Akui Bertemu Rachmawati, Rizieq Bantah Bahas Makar

Akui Bertemu Rachmawati, Rizieq Bantah Bahas Makar

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:36 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×