SBY Bantah Telepon Ma'ruf Amin Terkait Fatwa Penistaan Agama Ahok

Rabu, 01 Februari 2017 | 19:39 WIB
SBY Bantah Telepon Ma'ruf Amin Terkait Fatwa Penistaan Agama Ahok
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud}

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui pernah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu.

Namun SBY membantah dalam pembicaraan itu dirinya meminta Ma'ruf untuk segera mengeluarkan pendapat keagamaan atau fatwa MUI atas penistaan agama oleh petaha Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengutip surat Al Maidah ayat 51.

"Jadi ada staf di sana yang menyambungkan telepon saya dengan Pak Ma'ruf Amin, kaitannya dengan kunjungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Agus-Sylvi," kata SBY dalam jumpa pers di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat (1/2/2017).

Pembicaraan tersebut dia lakukan saat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviani Murni berkunjung ke PBNU pada 7 Oktober 2016 lalu.‎

"Yang saya tahu tema dari pertemuan itu Agus-sylvi mohon doa restu dan nasehat agar perjuangan dalam pilkada berhasil. Sebelum Agus berangkat saya pesan sampaikan salam saya dengan beliau beliau, dan kapan-kapan saya ingin berdiskusi masalah islam dan dunia," ujar dia.

Dia mengaku isu penyadapan terhadap pada dirinya telah didengar sejak September 2016 lalu. Menurut sumber yang dia punya telepon miliknya dan tim disadap.

"Bahkan sahabat saya yang tahu telpon saya disadap sampai tidak berani mengangkat telepon saya," kata dia.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI