Ahok, Anies dan Agus SBY Harus Tutup Akun Medsos di Masa Tenang

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 07 Februari 2017 | 13:29 WIB
Ahok, Anies dan Agus SBY Harus Tutup Akun Medsos di Masa Tenang
Pawai deklarasi kampanye damai yang ini diselenggarakan KPUD Jakarta dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dari Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Monas sampai Bunderan Hotel Indonesia, Sabtu (29/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua KPU DKI Sumarno menegaskan selama masa hari tenang yaitu 12-15 Febuari tidak boleh ada kegiatan yang berbau kampanye untuk mengarahkan ke pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tertentu. Larangan beraktivitas berbau kampanye itu juga berlaku di berbagai media, termasuk media sosial.

‎"Tidak boleh ada aktivitas selama masa tenang yang dikategorikan sebagai kampanye, termasuk di media sosial. Itu sudah disosialisasikan kepada seluruh peserta," kata Sumarno di kantor KPU DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).

Khusus untuk pengawasan ‎kegiatan berbau kampanye di media sosial, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerjasama dengan tim Cyber Crime Polda Metro Jaya. Dia menyatakan, sebelum memasuki masa tenang 12 Februari, semua pasangan calon sudah harus menutup akun media sosialnya.

"Bawaslu bekerjasama dengan Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya‎ untuk melakukan pengawasan di media sosial. Kemudian akun resmi para paslon juga harus ditutup paling tidak sebelum tanggal 12 Feberuari," tegas dia.

Dia menambahkan, untuk pencabutan baliho, spanduk, poster-poster di ruang publik dalam peraturannya merupakan tanggung jawab pasangan calon untuk membersihkan pada saat masa tenang. Namun jika tidak dicabut, maka akan dibersihkan oleh Satpol PP atas permintaan Bawaslu.

"Kalau mereka tidak melakukan, Bawaslu berkoordinasi dengan Satpol PP akan melakukan pembersihan alat peraga kampanye di mulai dari masa berakhirnya kampanye," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Kampanye Gelap di Masa Tenang Pilkada DKI

Waspada Kampanye Gelap di Masa Tenang Pilkada DKI

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:01 WIB

Begini Skenario Pengelolaan Isu Pilkada DKI Jakarta

Begini Skenario Pengelolaan Isu Pilkada DKI Jakarta

News | Senin, 06 Februari 2017 | 16:47 WIB

Ketua KPU: Politik Uang Sulit Dideteksi

Ketua KPU: Politik Uang Sulit Dideteksi

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 19:23 WIB

Delapan Pihak yang Membuat Pemilu dan Pilkada Sukses

Delapan Pihak yang Membuat Pemilu dan Pilkada Sukses

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 13:47 WIB

Sandiaga Uno Janji Pentingkan Rakyat Bawah Jakarta

Sandiaga Uno Janji Pentingkan Rakyat Bawah Jakarta

News | Minggu, 16 Oktober 2016 | 22:01 WIB

KPU DKI Terjunkan 26.392 Petugas untuk Data Pemilih

KPU DKI Terjunkan 26.392 Petugas untuk Data Pemilih

News | Jum'at, 16 September 2016 | 18:29 WIB

KPU DKI Utamakan Data Warga yang Dipindah ke Rusun

KPU DKI Utamakan Data Warga yang Dipindah ke Rusun

News | Jum'at, 16 September 2016 | 16:43 WIB

Djarot Prediksi Isu SARA Tak Laku di Jakarta

Djarot Prediksi Isu SARA Tak Laku di Jakarta

News | Jum'at, 16 September 2016 | 14:03 WIB

JPPR Minta 'Perang' Sindiran SARA Jadi Pelanggaran Pemilu

JPPR Minta 'Perang' Sindiran SARA Jadi Pelanggaran Pemilu

News | Kamis, 15 September 2016 | 16:04 WIB

PBNU: Jangan Kampanye SARA di Pilkada Serentak 2017

PBNU: Jangan Kampanye SARA di Pilkada Serentak 2017

News | Kamis, 15 September 2016 | 15:18 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×