Dana Kampanye Ahok-Djarot Murni Patungan, Tak Ada dari Parpol

Ardi Mandiri, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 12 Februari 2017 | 15:37 WIB
Dana Kampanye Ahok-Djarot Murni Patungan, Tak Ada dari Parpol
Debat ketiga Pilkada DKI Jakarta kembali digelar oleh KPU DKI di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]
Selama masa kampanye, pasangan calon Gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat berhasil mengumpulkan uang Rp60,1 miliar. Uang tersebut berasal dari dana pribadi, patungan warga atau perseorangan, pihak lain dan swasta.
 
Bendahara tim pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris, mengklaim sumbangan Rp60,1 miliar tidak ada yang bersumber dari partai pengusung, seperti Nasdem, Hanura, Golkar, PDI Perjuangan dan PPP kubu Djan Faridz.
 
"Jadi nggak ada (yang dari parpol). Semua dari perseorangan dan badan untuk patungan," kata Charles saat menggelar konferensi pers di posko pemenangan Ahok - Djarot, jalan Borobudur, nomor 18, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/2/2017). 
 
Sementara, Tim Humas Kampanye Rakyat Junita Kartikasari mengungkapkan, sumbangan awal sebesar Rp1 juta dan berasal dari Ahok - Djarot. 
 
"Sumbangan dari Pak Ahok dan Djarot, masing-masing Rp500 ribu untuk kita buka account di BCA," ujar perempuan yang akrab disapa Nita itu. 
 
Charles menjelaskan, selama hampir empat bulan masa kampanye, pihaknya telah mengeluarkan uang Rp53,6 milar dari total dana kampanye yang didapat Rp60,1 miliar.
 
Anggota komisi I DPR dari fraksi PDI Perjuangan ini menerangkan, pengeluaran dana terbesar yakni untuk keperluan pertemuan terbatas sebesar Rp9,2 miliar. Selanjutnya pertemuan tatap muka Rp7,3 miliar, pembuatan iklan di media massa Rp217 juta, penyebaran bahan kampanye kepada umum Rp24,5 miliar. 
 
Kemudian, pembuatan desain alat peraga Rp223 miliar, rapat umum Rp5,3 miliar, ATK Rp6 juta, honor tenaga kerja Rp851 juta, keamanan Rp799 juta, transportasi Rp135 Juta operasional posko total Rp1,4 miliar, jasa konsultan Rp537 juta, pembelian peralatan Rp396 juta, dan lain-lain Rp695 juta. Sedangkan konser Gue2, menghabiskan dana sekitar Rp5,3 miliar. 
 
Sisa dana kampanye, kata Charles, sebesar Rp 6,4 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp1,7 miliar dana masuk dari patungan warga tidak dapat digunakan karena tidak dilengkapi dengan formulir berisikan data identitas (E-KTP) dan NPWP. 
 
Selanjutnya, tim sukses Ahok-Djarot akan melakukan konsultasi ke KPU DKI Jakarta terkait sisa uang tersebut, dan kemungkinan, kata Charles, akan dimasukan ke kas negara. 
 
"Saldo per Februari ada Rp6,493 miliar. Yang belum lengkap formulirnya akan kita konsultasikan ke auditor," kata Charles. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kampanye Ahok-Djarot Habiskan Rp53,6 M

Kampanye Ahok-Djarot Habiskan Rp53,6 M

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 15:03 WIB

Tak Nonaktifkan Ahok, Mendagri Diapresasi

Tak Nonaktifkan Ahok, Mendagri Diapresasi

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 14:24 WIB

Terkini

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:30 WIB

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:19 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pillihan yang Bisa Jadi Cuan

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pillihan yang Bisa Jadi Cuan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×