Bawaslu DKI: Paslon Terseret Politik Uang Bisa Digugurkan

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 13 Februari 2017 | 18:12 WIB
Bawaslu DKI: Paslon Terseret Politik Uang Bisa Digugurkan
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan bersama Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhakmana, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta Mimah Susanti mengatakan pihaknya masih menyelidiki adanya praktik politik uang yang diduga dilakukan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Kata dia, temuan adanya politik uang tersebut dalam bentuk pemberian barang itu terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

"Jakarta Utara dan Pulau Seribu. (Pemberian) sembako. Ini kan modus namanya, modus yang mengarah politik uang," kata Mimah di Markas Kodam Jaya, Jalan Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (13/2/2017)

Menurutnya pencalonan paslon gubernur dan wakil gubenur bisa digugurkan apabila terbukti terlibat dalam politik uang tersebut.

"Bisa (digugurkan). Jadi gini, pas politik uang atau pemberian lainnya ini kan, dia akan mengarah kepada setiap orang sanksinya. Ketika terbukti yang membagikan pasangan calon atau tim kampanye resmi yang sudah terdaftar di KPU maka bisa dikenakan," kata Mimah.

Dia juga menegaskan apabila pelaku praktik politik uang itu tidak termasuk dalam tim pemenangan paslon juga bisa ditindak.

"Tapi karena Pasal ini disebutkan setiap orang, maka, jika bukan tim kampanye resmi pun itu bisa dikenakan, kita tindaklanjuti," katanya.

Namun demikian, Mimah belum bisa menjelaskan adanya janji program pinjaman uang dari salah satu paslon apakah bisa dijerat tindak pidana atau tidak. Sebab, kata dia, hal itu harus kembali ditelusuri lebih lanjut.

"Kita belum dapat informasi, kalau misalnya, kita lihat dia menjanjikan apa. karena di undang-undang disebutkan dia menjanjikan atau memberikan materi atau lainnya. yang dia janjikan uang atau materi lain," kata dia.

Yang jelas, lanjut Mimah apabila uang tersebut dari kantong pribadi paslon sudah bisa dikategorikan sebagai politik uang.

"Kita cek, itu uang siapa? kalau uang program, tentu beda dengan uang pribadi. Tentu kalau uang pribadi mereka itu akan mengarah kepada politik uang. itu beda dengan uang program," kata Mimah.

Lebih lanjut, Mimah menambahkan pihak akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap temuan-temuan di lapangan yang bisa mengarah kepada politik uang di masa tenang jelang hari pencoblosan Pilkada DKI yang akan dilaksanakan pada Rabu (15/2/2017) depan.

"Kita akan koordinasikan dengan Polda Metro Jaya. siapa tahu mereka juga punya informasi ini, dan bisa ditindaklanjuti. Agar masa tenang ini tidak ada obral politik uang apapun oleh seluruh pasangan calon," kata Mimah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Cium Potensi Kecurangan di Pilgub DKI

Kapolri Cium Potensi Kecurangan di Pilgub DKI

News | Senin, 13 Februari 2017 | 14:44 WIB

Polisi dan Tentara akan Tangkap Serangan Fajar Politik Uang

Polisi dan Tentara akan Tangkap Serangan Fajar Politik Uang

News | Senin, 13 Februari 2017 | 14:36 WIB

Polisi Minta Tambahan Tentara Jaga Pilgub DKI 2017

Polisi Minta Tambahan Tentara Jaga Pilgub DKI 2017

News | Senin, 13 Februari 2017 | 14:28 WIB

Logistik Pilgub DKI Mulai Diantar ke 13.023 TPS, Selasa Besok

Logistik Pilgub DKI Mulai Diantar ke 13.023 TPS, Selasa Besok

News | Senin, 13 Februari 2017 | 14:21 WIB

Bawaslu DKI Temukan Indikasi Kampanye Hitam di Hari Tenang

Bawaslu DKI Temukan Indikasi Kampanye Hitam di Hari Tenang

News | Senin, 13 Februari 2017 | 12:48 WIB

Ahok, Anies dan Agus SBY Harus Tutup Akun Medsos di Masa Tenang

Ahok, Anies dan Agus SBY Harus Tutup Akun Medsos di Masa Tenang

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:29 WIB

Waspada Kampanye Gelap di Masa Tenang Pilkada DKI

Waspada Kampanye Gelap di Masa Tenang Pilkada DKI

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:01 WIB

Begini Skenario Pengelolaan Isu Pilkada DKI Jakarta

Begini Skenario Pengelolaan Isu Pilkada DKI Jakarta

News | Senin, 06 Februari 2017 | 16:47 WIB

Ketua KPU: Politik Uang Sulit Dideteksi

Ketua KPU: Politik Uang Sulit Dideteksi

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 19:23 WIB

Delapan Pihak yang Membuat Pemilu dan Pilkada Sukses

Delapan Pihak yang Membuat Pemilu dan Pilkada Sukses

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 13:47 WIB

Terkini

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB

Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius

Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:19 WIB

Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi

Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:16 WIB

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:12 WIB

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB