Alasan Bachtiar Pinjam Rekening Yayasan Keadilan untuk Semua

Yazir Farouk, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 16 Februari 2017 | 22:20 WIB
Alasan Bachtiar Pinjam Rekening Yayasan Keadilan untuk Semua
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, di Jakarta, Jumat (10/2).

Suara.com - Kuasa hukum Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Bachtiar Nasir, Kapitra Ampera membeberkan alasan meminjam rekening Yayasan Keadilan untuk Semua untuk menampung dana umat dalam kegiatan aksi demonstrasi 11 November dan 2 Desember 2016. Kata dia, faktor kepercayaan jadi alasan utama.

"Kita meminjam rekening itu harus kenal orangnya. Kalau tidak kenal akan sulit, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yayasan juga tidak akan meminjamkan kalau tidak kenal," kata Kapitra di Bareskrim Polri gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017).

Lebih lanjut kata Kapitra, kliennya sama sekali tidak mengeluarkan dana milik Yayasan Keadilan untuk Semua. Dana sumbangan dari para donatur untuk aksi 411 dan 212 masih ada di rekening yayasan.

"Ada donasi dana untuk GNPF lalu ditarik untuk aksi bela Islam. Uang pribadi yayasan ada di yayasan, tentu kita tak ganggu. Uang donasi juga masih ada, masih ada uang GNPF yang disumbangkan, yang diserahkan oleh masyarakat ke rekening yayasan," ujarnya.

Bachtiar menjalani pemeriksaan sebagai saksidalam kasus dugaan pencucian uang Yayasan Keadilan untuk Semua di Bareskrim Polri, hari ini. Dia diperiksa selama sembilan jam dan dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik.

Pemeriksaan Bachtiar untuk mendalami adanya dugaan penyalahgunaan uang melalui rekening yayasan tersebut.

Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan pegawai Bank BNI Syariah Islahudin Akbar sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Dicecar 37 Pertanyaan

Dugaan Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Dicecar 37 Pertanyaan

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 21:21 WIB

Kasus TPPU, Bareskrim Bidik Ketua Yayasan Keadilan

Kasus TPPU, Bareskrim Bidik Ketua Yayasan Keadilan

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 11:49 WIB

Diperiksa Kamis, Polisi Cari Tahu Hubungan Bachtiar dan Islahudin

Diperiksa Kamis, Polisi Cari Tahu Hubungan Bachtiar dan Islahudin

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 11:36 WIB

Teman Bachtiar Nasir, Islahudin, Jadi TSK Dugaan Pencucian Uang

Teman Bachtiar Nasir, Islahudin, Jadi TSK Dugaan Pencucian Uang

News | Senin, 13 Februari 2017 | 21:17 WIB

Dugaan Pencucian Uang, Novel Diperiksa Enam Jam, Ditanya 11 Soal

Dugaan Pencucian Uang, Novel Diperiksa Enam Jam, Ditanya 11 Soal

News | Senin, 13 Februari 2017 | 20:31 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB