Polisi Selidiki Isu Restoran di Jakarta Jadi Markas Agen Korut

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 20 Februari 2017 | 09:35 WIB
Polisi Selidiki Isu Restoran di Jakarta Jadi Markas Agen Korut
Kim Jong Nam dan Kim Jong Un (AFP)

Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya belum menyelidiki isu ada sebuah restoran di Jakarta yang jadi markas agen rahasia Korea Utara. Polisi pun mengklaim belum dapat laporan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mencari tahu kebenaran isu itu.

"Belum ada. Mata-mata apa?" kata Argo kepada Suara.com ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/2/2017)

"Itu nanti kita tunggu (keterangan) Departemen Luar Negeri. Ya kan perlu kita buktikan, kan ada izin. Harus kita komunikasikan itu," katanya.

Koordinasi itu dilakukan sekaligus menelusuri siapa pemilik restoran Korea tersebut yang konon disebut-sebut dijadikan salah satu markas spionase Korut di Asia Tenggara.

Selain itu, mantan Kabid Polda Jawa Timur itu juga menyampaikan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Pemprov DKI untuk mencari tahu izin bangunan restoran yang disebut-sebut terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Siapa yang mengizinkan itu, perizinan kalau ada pertokoan itu, Kemendag atau pemerintah daerah," katanya.

Baru-baru ini terungkap jaringan mata-mata Korut tersebar di Asia Tenggara, pascaterbunuhnya Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong Un Kuala Lumpur, Malaysia.

Seperti dilansir Asiaone.com, Jumat (17/2/2017) pekan lalu, agen-agen dinas intelijen Korut (RGB), sudah lama beroperasi di tiga negara penting Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

baca juga

Sumber anonim yang dikutip Asiaone.com mengungkapkan, agen-agen rahasia Korut yang langsung melaporkan hasil kerjanya ke Kim Jong Un tersebut menyelimuti aksinya di Indonesia dengan kedok membuka usaha restoran.

"Mereka membangun restoran makanan korea. Agen-agen itu lantas bekerja di restoran tersebut. Melalui restoran itulah mereka bisa mengumpulkan informasi intelijen dan pengawasan terhadap orang-orang Korea Selatan yang ada di Indonesia,” tutur sumber anonim Asiaone.

Selain restoran, agen-agen rahasia Korut di Indonesia juga ada yang mengelola pabrik tekstil di sejumah kota, termasuk Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analisa Zat Kimia Penyebab Kematian Kim Jong Nam

Analisa Zat Kimia Penyebab Kematian Kim Jong Nam

Health | Minggu, 19 Februari 2017 | 07:00 WIB

Ditangkap! Warga Korut Pertama Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

Ditangkap! Warga Korut Pertama Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 13:47 WIB

Satu Restoran di Jakarta Disebut Markas Intelijen Korea Utara

Satu Restoran di Jakarta Disebut Markas Intelijen Korea Utara

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 10:03 WIB

10 Fakta Heboh Siti Aisyah, Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

10 Fakta Heboh Siti Aisyah, Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

Video | Jum'at, 17 Februari 2017 | 20:58 WIB

Pembunuhan Kim Jong Nam, Kemlu Minta Jangan Bunuh Karakter Aisyah

Pembunuhan Kim Jong Nam, Kemlu Minta Jangan Bunuh Karakter Aisyah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 20:15 WIB

Kalimat Terakhir Kim Jong Nam Sebelum Tewas Akhirnya Terungkap

Kalimat Terakhir Kim Jong Nam Sebelum Tewas Akhirnya Terungkap

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 19:12 WIB

Kisah Cinta Aisyah Pembunuh Kakak Kim Jong Un dari Angke

Kisah Cinta Aisyah Pembunuh Kakak Kim Jong Un dari Angke

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:39 WIB

Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah

Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:26 WIB

WNI Pembunuh Kakak Kim Jong Un Sering ke Malaysia

WNI Pembunuh Kakak Kim Jong Un Sering ke Malaysia

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:19 WIB

Indonesia Janji Bantu WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Aisyah

Indonesia Janji Bantu WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Aisyah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 15:15 WIB

Terkini

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:35 WIB

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

×