Antasari Senang Mantan Kapolri akan Beberkan Pembunuhan Nasrudin

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 23 Februari 2017 | 11:46 WIB
Antasari Senang Mantan Kapolri akan Beberkan Pembunuhan Nasrudin
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar bersama adik mendiang Nasruddin Zulkarnaen, Andi Syamsudin, saat jumpa pers usai memberikan laporan terkait kasus SMS gelap tahun 2011 lalu, di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (14/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengacara mantan Ketua KPK Antasari Azhar, Boyamin Saiman menyambut baik rencana mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri untuk buka-bukaan dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkaraen yang membuat kliennya meringkuk di dalam penjara.

"Kita sangat senang dan menyambut gembira, inilah tujuan kita untuk buka-bukaan, supaya tidak jadi misteri terus. Kalau beliau bersedia untuk jumpa pers atau segala macam kita sangat gembira, kalau perlu akan menyambut dengan gegap gempita," kata Boyamin saat dihubungi, Kamis (21/2/2017).

Dia menganggap langkah Bambang tersebut bisa mengungkap misteri atas kematian Nasrudin. Bahkan, dia berharap mendatangi Bareskrim Polri terkait laporan yang sebelumnya dilakukan Antasari pada Selasa (14/2/2017) lalu. Bambang H Danuri menjabat Kapolri pada periode 2008-2010. Kasus Antasari terjadi pada 2009.

"Sangat senang sekali, justru itukan yang disampaikan pak BHD (Bambang Hendarso Danuri) kan akan memberi informasi yang cukup bagus kan malah nanti bisa jika pak BHD malah suka rela datang ke Bareskrim untuk menyampaikan keterangan atau malah nanti diundang oleh Bareskrim kan begitu," kata dia.

Dia juga menilai keterangan Bambang sangat penting untuk menambah bukti-bukti terkait laporannya di Bareskrim Polri untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan Nasrudin.

"Justru itukan, makanya nanti berharap dari keterangan-keterangan itu bisa kita jadikan bahan menambah data dan fakta ke Bareskrim terkait laporan itu," kata dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapatkan kabar jika ada rencana Bambang H Danuri akan memberikan keterangan resmi terkait kasus yang pembunuhan Nasrudin yang menjerat Antasari.

"Saya mendapat kabar kemungkinan besar Pak mantan Kapolri Pak Bambang Hendarso dan para penyidiknya akan membuat keterangan resmi mengenai kasus itu," kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III di Gedung DPR , Rabu (22/2/2017) kemarin.

Tito juga membantah jika pihaknya mengistimewakan Antasari ketika melakukan pelaporan ke Bareskrim.

Malah, dia menganggap langkah Antasari melapor ke Bareskrim merugikan Polri. Sebab, ketika itu, Antasari melaporkan penyidik Polri yang menangani kasus pembunuhan Nasrudin. Penyidik tersebut tak lain adalah Kapolda Metro Jaya yaitu Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan.

"Yang bersangkutan (Antasari) datang ke Mabes Polri justru untuk melaporkan anggota Polri. Karena yang dilaporkan anggota Polri para penyidik yang dilaporkan termasuk Pak Kapolda Metro. Jadi yang dilaporkannya Pasal 318 KUHP (persangkaan palsu) jadi mohon maaf bukan melaporkan Pak SBY. Bukan," kata Tito.

"Yang dilaporkan Pasal 318 yaitu adanya petugas yang membiarkan seolah-olah ada yang melakukan rekayasa atau menghilangkan barang bukti," Tito menambahkan.

‎Dalam laporan Antasari, kata Tito, ada empat item. Kelalaian petugas menghilangkan barang bukti berupa baju, kemudian soal bekas peluru, serta pesan singkat yang tidak terekam data seluler.

"Jadi, ini Justru Polri yang dirugikan karena yang diserang dari penyidik, sedangkan serangan kepada Pak SBY nggak ada secara laporan, tidak ada tertulis tidak ada. Hanya laporan pada saat keluar dari waktu door stop (Antasari di Mabes Polri)," ujar Tito.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Buah SBY Tuduh Polisi Istimewakan Antasari, Tito Bereaksi

Anak Buah SBY Tuduh Polisi Istimewakan Antasari, Tito Bereaksi

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 19:23 WIB

Politisi PDIP: Partai Tak Terlibat Kisruh Antasari Azhar-SBY

Politisi PDIP: Partai Tak Terlibat Kisruh Antasari Azhar-SBY

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 14:05 WIB

Bareskrim Belum Rampung Telisik Laporan Antasari dan SBY

Bareskrim Belum Rampung Telisik Laporan Antasari dan SBY

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 20:50 WIB

Kasus Antasari, Polisi: Mohon Grasi, Artinya Akui dan Minta Ampun

Kasus Antasari, Polisi: Mohon Grasi, Artinya Akui dan Minta Ampun

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 15:36 WIB

SBY Tuding Grasi Antasari Politis, Wiranto: Nggak

SBY Tuding Grasi Antasari Politis, Wiranto: Nggak

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 11:49 WIB

Mabes Polri Jamin Akan Adil di Laporan Antasari dan SBY

Mabes Polri Jamin Akan Adil di Laporan Antasari dan SBY

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 16:50 WIB

Fadli Zon Usul Fakta di Balik Kasus Antasari Dibuka ke Publik

Fadli Zon Usul Fakta di Balik Kasus Antasari Dibuka ke Publik

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 15:28 WIB

Komentar AHY terkait Tudingan Antasari Azhar kepada SBY

Komentar AHY terkait Tudingan Antasari Azhar kepada SBY

Video | Rabu, 15 Februari 2017 | 15:27 WIB

Ketua Umum PAN Sindir Antasari: Minta Grasi Berarti Ngaku Salah

Ketua Umum PAN Sindir Antasari: Minta Grasi Berarti Ngaku Salah

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 14:59 WIB

SBY "Diserang" Antasari Azhar, Ani Yudhoyono Ngamuk di Instagram

SBY "Diserang" Antasari Azhar, Ani Yudhoyono Ngamuk di Instagram

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 14:50 WIB

Terkini

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB