SBY "Diserang" Antasari Azhar, Ani Yudhoyono Ngamuk di Instagram

Reza Gunadha Suara.Com
Rabu, 15 Februari 2017 | 14:50 WIB
SBY "Diserang" Antasari Azhar, Ani Yudhoyono Ngamuk di Instagram
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Ani Yudhoyono. (www.setkab.go.id)

Suara.com - Pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, yang menuding Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono  menjadi dalang kriminalisasi dirinya, berdampak luas terhadap anggota “Keluarga Cikeas”.

Kristiani Herawati, istri SBY, juga turut terimbas akibat tudingan Antasari tersebut. Setidaknya, akun Instagram wanita yang akrab disebut Ani Yudhoyono tersebut, sempat dibajiri komentar-komentar “pedas” terkait tudingan Antasari itu.

Pernyataan-pernyataan netizen yang menyerang SBY tersebut seperti yang ada di kolom komentar foto kepulangan Agus Harimurti Yudhoyono setelah umrah dari Mekkah Arab Saudi ke Indonesia.

Dalam foto yang diunggah, Selasa (14/2/2017), sejumlah netizen berakun @bydecoo dan @kyaa2112, tampak mempertanyakan tudingan Antasari tersebut kepada Ani.

Kontan pertanyaan-pertanyaan kedua netizen tersebut menyulut emosi Ani yang segera menjawab pernyataan akun-akun itu. Setelah mengunggah pernyataan jawabannya, Ani lantas menghapus seluruh komentar netizen yang bernada “negatif” tersebut.

"@bydecoo siapa yang bunuh Nasrudin? Tanya sama pengadilan yg waktu itu menyidang kasus AA. Saya kira berkas2nya masih ada" tulis Ani Yudhoyono.

" Dia bukan hanya bohong, tapi fitnah!!" sanggah Ani, menjawab pernyataan netizen berakun @kyaa2112.

“@syahputra_roby Tak bisa didiamkan, bukankah fitnah lebih kejam dari perbuatan?” serang Ani lagi.

Baca Juga: Pembunuhan Nasrudin, Bareskrim Proses Laporan Antasari

Antasari, Selasa (14/2), menggelar konferensi pers untuk mengungkapkan dirinya merupakan korban kriminalisasi lantaran tidak mau menuruti permintaan SBY yang disampaikan Hary Tanoe agar tak menahan Aulia Pohan. Antasari juga meminta SBY jujur, karena ia menduga SBY menjadi inisiator kriminalisasi terhadap Antasari dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

"Untuk apa waktu itu anda (SBY) menyuruh Hary Tanoe datang ke rumah saya malam-malam. Apakah masih bisa dikatakan, tadi anda sebut siapa itu? SBY? tidak intervensi perkara. Ini bukti untuk tidak menangani, tidak menahan Aulia Pohan. Tapi saya tidak lakukan. Terus katakan semua petinggi penegak hukum, Antasari liar, liar, sudah tidak bisa dikendalikan lagi, proses, akhirnya ini yang terjadi," kata Antasari.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI