Tepis Isu Lorenzo Akan Senasib dengan Rossi, Ini Alasan Ducati

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2017 | 09:03 WIB
Tepis Isu Lorenzo Akan Senasib dengan Rossi, Ini Alasan Ducati
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi saat masih membela Ducati [AFP]

Suara.com - Direktur Sport Ducati, Paolo Ciabatti yakin nasib Jorge Lorenzo bakal berbeda 180 derajat dari apa yang pernah menimpa Valentino Rossi bersama pabrikan motor terkemuka asal Italia itu.

Pernyataan ini untuk menjawab keraguan banyak pihak atas performa Lorenzo bersama tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP17, setelah memutuskan hengkang dari Yamaha pada tahun ini.

Keraguan itu merujuk pada hasil tes terakhir pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari lalu. Selama tiga hari tes tersebut, Lorenzo tidak sekalipun mampu menembus deretan tiga besar teratas.

Di hari pertama contohnya, Lorenzo hanya menempati urutan 11. Sehari berikutnya, posisinya melorot ke peringkat 15 sebelum menutup tes di hari terakhir dengan menempati urutan kedelapan.

Kondisi ini memunculkan spekulasi dan kecemasan jika nasib Lorenzo bakal tak beda jauh dengan Rossi sewaktu Rossi memperkuat Ducati.

Seperti diketahui, nama besar Rossi seolah 'tenggelam' saat memperkuat tim yang bermarkas di Bologna, Italia, itu. Selama dua musim di Ducati, 2011 dan 2012, tidak sekalipun "The Doctor" menjuarai balapan.

Alhasil, setelah kontraknya berakhir di musim 2012, pebalap yang kini berusia 38 tahun itu pun memutuskan balik ke Yamaha.

Ciabatti sendiri menolak disamakan nasib Lorenzo dengan Rossi. Menurutnya, dari segi lingkungan saat Rossi masih berada di Ducati dengan yang sekarang sudah jauh berbeda total.

"Ducati yang sekarang sangat berbeda dengan di tahun 2011, dimana orang-orangnya sudah berbeda. Pertama, ada Gigi Dall'Igna sebagai manajer umum dan direktur teknik," kata Ciabatti.

"Kami juga memiliki motor yang sangat berbeda sejak saat itu, dimana sebelumnya frame-nya menggunakan almunium, sedangkan sekarang menggunakan bagian dari karbon."

"Pada tahun 2016 kami membuktikan mampu memenangi balapan dengan dua pebalap--Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone--dengan dua gaya balap yang sangat berbeda. Di masa sebelumnya, hanya (Casey) Stoner yang mampu mengendarai Ducati dengan baik dan memenangi balapan."

"Apakah Lorenzo akan lebih baik dari Rossi? Tentu saja iya. Ketika Rossi tiba, dia mendapat ekspektasi tinggi, tapi gagal diwujudkannya."

"Pada Januari 2016, ketika kami hendak memutuskan, kami hanya memiliki Jorge dan Marc (Marquez) sebagai opsi. Casey tidak ingin lagi balapan dan Valentino memutuskan tetap di Yamaha, dimana dia menjadi legenda di tim tersebut. Jadi, kami ambil kesempatan untuk meminang Lorenzo," pungkas Ciabatti. (Motori)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manajer Yamaha MotoGP Ungkap Perubahan Performa Motor Tahun Ini

Manajer Yamaha MotoGP Ungkap Perubahan Performa Motor Tahun Ini

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 07:53 WIB

Duh, Lorenzo Baru Menyesal Tinggalkan Yamaha?

Duh, Lorenzo Baru Menyesal Tinggalkan Yamaha?

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 09:03 WIB

Bukan Marquez atau Lorenzo, Tapi Ini Rival yang Dibenci Rossi

Bukan Marquez atau Lorenzo, Tapi Ini Rival yang Dibenci Rossi

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 07:51 WIB

Manajer Yamaha: Rossi Merasa Sudah Tua

Manajer Yamaha: Rossi Merasa Sudah Tua

News | Senin, 20 Februari 2017 | 10:10 WIB

Mulai Curi Perhatian dari Rossi, Ini Penjelasan Gamblang Vinales

Mulai Curi Perhatian dari Rossi, Ini Penjelasan Gamblang Vinales

News | Senin, 20 Februari 2017 | 08:20 WIB

Unggul Hampir 1 Detik dari Rossi, Vinales Mulai GR?

Unggul Hampir 1 Detik dari Rossi, Vinales Mulai GR?

News | Senin, 20 Februari 2017 | 07:22 WIB

Suzuki Luncurkan Dua Motor Sport, Iannone Jadi Tamu Istimewa

Suzuki Luncurkan Dua Motor Sport, Iannone Jadi Tamu Istimewa

Otomotif | Sabtu, 18 Februari 2017 | 14:29 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB