Jelang Kedatangan Raja Salman, Dubes Arab: Indonesia Perhatian

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 28 Februari 2017 | 19:05 WIB
Jelang Kedatangan Raja Salman, Dubes Arab: Indonesia Perhatian
Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi mengapresiasi dukungan pemerintah untuk menyambut kedatangan sampai pelayanan yang akan diberikan kepada Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Azis Al Saud, selama berada di Indonesia pada 1-9 Maret 2017 nanti.

"Berkaitan dengan fasilitas dan kemudahaan yang diberikan, pemerintah Indonesia sangat perhatian dan telah memberikan kemudahaan," ujar Osama dalam jumpa pers di Kedutaan Besar Arab Saudi, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Osama mengungkapkan kedatangan Raja Salman ke Indonesia merupakan undangan dari Presiden Joko Widodo.

"Yang paling penting kedatangan Raja Arab atas undangan Presiden Jokowi," kata dia.

Sebelum datang, Kerajaan Arab Saudi meminta disediakan dua ground power unit di setiap armada pesawat terbang.

"Ada permintaan khusus, kalau biasa standar pesawat kerajaan menggunakan Boeing 737 meminta ground power unit satu, tapi mereka meminta dua jadi total ada enam," kata Stasiun Manajer Bandara Halim Perdanakusuma Satriana di Pergudangan Cardig Grup, Halim, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

Ground power unit merupakan alat pembangkit daya yang berada di luar pesawat.

Namun, PT. Jasa Angkasa Semesta (Tbk) yang merupakan mitra untuk melayani selama kunjungan Raja Salman tidak dapat menyanggupi permintaan tersebut. Sebab, Jasa Angkasa Semesta tidak memiliki alat sebanyak itu.

"Kami tidak punya, jadi kami negosiasi dengan mereka. Jadi ketika ada pesawat parkir di sini hanya akan mendapatkan satu GPU," katanya.

Presiden Direktur Jasa Angkasa Semesta, Adji Gunawan, menambahkan perusahaan akan memberikan pelayanan maksimal kepada tamu negara.

"Nantinya pesawat datang akan parkir melintang di depan Sasana Manggala Praja. Untuk pergerakan selanjutnya mengikuti aba-aba dari protokol karena kami dipantau Paspampres, kami diharuskan menyiapkan dua tangga ditambah karpet merah," ujar Adji.

Saat ini, sebagian barang kargo yang akan digunakan Raja Salman dan rombongan sudah tiba di Jakarta dan Bali. Raja Salman datang ke Jakarta bersama rombongan yang mencapai 1.500 orang.

‎Sampai Kamis (23/2/2017) lalu, barang kargo yang datang sudah mencapai 459 ton. Kargo tersebut diangkut dengan pesawat dari Arab Saudi. Isinya, antara lain food and baverage, peralatan kantor, furnitur, sampai mesin x ray.

Sesuai jadwal, Raja Arab beserta rombongan akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 3 Maret, kemudian berlibur di Bali pada tanggal 4 hingga 9 Maret 2017 . Agenda di Jakarta, antara lain bertemu Presiden Joko Widodo, pidato di DPR, dan berkunjung ke Masjid Istiqlal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke DPR, Raja Salman Tak akan Diberi Makan Siang

Ke DPR, Raja Salman Tak akan Diberi Makan Siang

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:05 WIB

Kendaraan Rombongan Raja Salman

Kendaraan Rombongan Raja Salman

Foto | Selasa, 28 Februari 2017 | 18:02 WIB

Jelang Kunjungan Raja Arab

Jelang Kunjungan Raja Arab

Foto | Selasa, 28 Februari 2017 | 17:47 WIB

Alasan Raja Salman Pilih Liburan ke Bali Ketimbang Lokasi Lain

Alasan Raja Salman Pilih Liburan ke Bali Ketimbang Lokasi Lain

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 15:57 WIB

Layanan Lux Buat Raja Salman di DPR, Microphone Dicat Warna Emas

Layanan Lux Buat Raja Salman di DPR, Microphone Dicat Warna Emas

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 14:56 WIB

Ini Kekuatan TNI-Polri untuk Jaga Raja Salman Selama di Jakarta

Ini Kekuatan TNI-Polri untuk Jaga Raja Salman Selama di Jakarta

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 14:20 WIB

Menteri-menteri Koordinasi Manfaatkan Kedatangan Raja Salman

Menteri-menteri Koordinasi Manfaatkan Kedatangan Raja Salman

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×