Bina Tim Balap, Rossi Nggak Mau Dicap seperti Guru, Ini Alasannya

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Rabu, 01 Maret 2017 | 18:46 WIB
Bina Tim Balap, Rossi Nggak Mau Dicap seperti Guru, Ini Alasannya
Valentino Rossi (kanan) mengucapkan selamat kepada pebalap binaannya di tim Sky Racing Team VR46, Romano Fenati, usai menjuarai GP Aragon, 28 September 2014. [AFP/Jaime Reina]

Suara.com - Kecintaan Valentino Rossi terhadap dunia balap sudah pasti tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, karena tidak ingin jauh-jauh dari lintasan balap, Rossi pun melakukan investasi dengan membangun sekolah dan tim balap.

Tim balap tersebut diberi nama Sky Racing Team VR46, bekerja sama dengan perusahaan televisi terkemuka dunia, Sky. Tim ini sudah memulai debutnya di kancah MotoGP, khususnya di kelas Moto3, pada tahun 2014 silam.

Dan pada tahun ini, mereka akan memulai debut di kelas yang lebih tinggi lagi, yakni Moto2.

Selain membentuk tim, Rossi juga tidak segan-segan berbagi ilmu dan pengalamannya. Dia pun turut senang, karena sekaligus bisa mencetak generasi baru dari pebalap asal kampung halamannya Italia.

"Membantu para pebalap muda membuat saya sangat gembira. Di Italia, sebelumnya tidak banyak generasi baru yang muncul, kini banyak pebalap muda Italia yang sangat cepat dan ambisius," kata Rossi, 38 tahun.

Meski sangat menikmati waktunya bersama para pebalap muda, namun ada satu hal yang ditekankan pebalap yang dijuluki The Doctor ini.

Rossi meminta kepada seluruh para pebalap binaannya agar tidak memandangnya sebagai guru. Dia lebih suka dianggap sebagai kakak.

"Saya tidak melihat diri saya sebagai seorang guru, tapi sebagai kakak. Ayah saya, Graziano (Rossi), mengajarkan saya untuk tidak angkuh--karena memiliki banyak ilmu--lantaran akan terlihat seperti bodoh dan kerendahan hati lebih baik," katanya.

"Saya tidak bodoh, tapi saya percaya tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkan saya. Itu pulalah yang saya lihat pada diri mereka--pebalap muda binaannya."

Baca Juga: Diminta Buktikan Tanah Negara Dibangun Mal, Anies Cekikikan

"Ketika salah satu dari mereka meraih podium pertama, wajahnya ceria kepada saya dan dia mengatakan: 'Dan kamu Vale, sudah berapa gelar yang kau dapat?'. Tapi, saya tidak menjawabnya telah mendapatkan 200 trofi," pungkas Rossi. (Speedweek)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI