Polisi Minta Warga Jakarta Melapor Jika ada Hasutan SARA

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 03 Maret 2017 | 14:12 WIB
Polisi Minta Warga Jakarta Melapor Jika ada Hasutan SARA
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pihak kepolisian akan mengantisipasi isu SARA yang muncul di tengah masyarakat menjelang pelaksanaaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017. Hal itu dilakukan menyusul adanya pemasangan spanduk melarang mendoakan jenazah pendukung dan pembela penista agama di beberapa masjid di Jakarta.

"Intinya kalau ada yang seperti itu kami upayakan diturunkan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Suara.com, Jumat (3/3/2017).

Argo juga memastikan akan memperkuat koordinasi dengan lembaga terkait, agar isu-isu yang bermuatan agama tidak digunakan ketika putaran kedua di mulai.

"Kami koordinasi dengan semua instansi masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran," katanya.

Terkait soal adanya kelompok-kelompok yang diduga menggerakan pemasangan spanduk tersebut. Polisi, kata Argo belum mendapatkan laporan. Dia juga mengatakan apabila pemasangan spanduk tersebut masuk kategori pelanggaran pemilu maka pihaknya akan menunggu laporan dari Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta.

"Kalau itu masuk ke ranah Pilkada, ya kami tunggu dari Bawaslu. Aturannya kan gitu kalau itu masuknya ke Undang-Undang Pilkada," katanya.

Dia juga menyarankan agar masyarakat yang merasa terganggu dengan pemasangan spanduk tersebut untuk bisa segera melaporkan.

"Kalau UU Pilkada kan bisa melaporkan Panwas. Kami manfaatkan Panwas lah. Kan udah UU yang mengaturnya. Jadi masyarakat bisa tau, kalau ada pelanggaran Pilkada bisa laporkan ke Panwas biar ada peranan di situ," kata dia.

Belakangan diketahui, pemasangan spanduk yang di antaranya ditemukan di Masjid Al-Jihad, Gang BB, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan berhubungan dengan kasus penodaan agama yang menjerat Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Merebaknya spanduk-spanduk tersebut, Satpol PP DKI Jakarta juga telah menertibkannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Ngaku Pernah Disebut sebagai Gubernur Paling Brengsek

Ahok Ngaku Pernah Disebut sebagai Gubernur Paling Brengsek

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 14:01 WIB

Ahok Mengeluh Bayar Mahal Pajak PBB Rumahnya

Ahok Mengeluh Bayar Mahal Pajak PBB Rumahnya

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:40 WIB

Anggota DPR: Masa Terdakwa Menista Agama Islam Sambut Raja Salman

Anggota DPR: Masa Terdakwa Menista Agama Islam Sambut Raja Salman

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 12:27 WIB

Ahok Janji Benahi Jalan Rusak Agar Tak Terjadi Kecelakaan

Ahok Janji Benahi Jalan Rusak Agar Tak Terjadi Kecelakaan

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 12:10 WIB

Try Sutrisno dan Meutia Hatta Bertemu Ahok di Balai Kota

Try Sutrisno dan Meutia Hatta Bertemu Ahok di Balai Kota

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 11:42 WIB

Pengrajin Miniatur Monas Minta Pekerjaan ke Ahok

Pengrajin Miniatur Monas Minta Pekerjaan ke Ahok

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 11:27 WIB

'Menyampah' di Instagram Raja Salman, Netizen Indonesia Dikecam

'Menyampah' di Instagram Raja Salman, Netizen Indonesia Dikecam

Tekno | Jum'at, 03 Maret 2017 | 08:00 WIB

PKB Puji Ahok dan Djarot: Memuaskan

PKB Puji Ahok dan Djarot: Memuaskan

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:19 WIB

Anies Tuding Tanah DKI Dijadikan Mal, Ahok: Buktikan, Itu Pidana

Anies Tuding Tanah DKI Dijadikan Mal, Ahok: Buktikan, Itu Pidana

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:13 WIB

Ahok Ajak Pasukannya Ciptakan Jakarta Manusiawi

Ahok Ajak Pasukannya Ciptakan Jakarta Manusiawi

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:00 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×